Jumat, 19 Jun 2026 09:37 WIB

Atap Gedung GMSC Kota Mojokerto yang Ambruk Ternyata Baru Direnovasi

Garis polisi dipasang di Gedung GMSC Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto yang atapnya ambruk
Garis polisi dipasang di Gedung GMSC Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto yang atapnya ambruk

jatimnow.com - Atap lantai dua gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC) Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto yang ambruk diketahui baru saja direnovasi pada akhir 2020 dengan biaya senilai Rp 1,3 miliar.

Hingga hari ini, Minggu (10/1/2021), belum diketahui penyebab ambruknya atap lantai 2 di gedung berlantai 3 yang menghabiskan anggaran Rp 71 miliar tersebut.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

Tidak ada korban luka maupun jiwa saat ambruknya atap gedung yang ditempati Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Samsat Corner tersebut.

PLT Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, dirinya masih berkoordinasi dengan beberapa dinas untuk mengetahui penyebab ambruknya atap lantai dua GMSC.

Baca juga:  Atap Gedung GMSC Kota Mojokerto Ambruk

"Kalau saya lihat sekitar 40 persen atap dari luas lantai dua. Kita belum memastikan apa penyebab ambruknya ini, karena ini masuk di bagian teknis nanti ada tim sendiri yang dibawah koordinasi dari Dinas PU," ujar Gaguk kepada wartawan, Minggu (10/1/2021).

Kondisi Gedung GMSC Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto yang atapnya ambrukKondisi Gedung GMSC Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto yang atapnya ambruk

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Gaguk yang menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Mojokerto itu tidak menyebut ambruknya atap itu dalam tahap pembangunan ke berapa.

"Terkait dengan kegiatan bangunannya sendiri lebih akurat ditanyakan ke Dinas PU karena pembangunannya dibawah kegiatan Dinas PU," sambungnya.

Masih kata Gaguk, pihak kepolisian dan kejaksaan telah turun mengecek lokasi ambruknya atap gedung mal pelayanan publik bekas RSUD Kota Mojokerto itu.

Baca Juga: Atap SDN Pangongsean 1 Sampang Ambruk, Siswa Belajar di Halaman Parkir

"Ya memang dari kepolisian maupun dari kejaksaan melihat juga kesini seperti apa kerusakannya sampai sebatas itu, tindak lanjutnya saya kurang tahu," pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa gedung GMSC adalah salah satu mega proyek di Kota Mojokerto. Gedung tiga lantai itu menghabiskan anggaran total Rp 71,7 miliar.

Anggaran diserap dari APBD TA 2016 Rp 30,6 miliar; APBD TA 2017 Rp 34,1 miliar dan APBD TA 2018 Rp 7 miliar. Tahun 2019 gedung tersebut difungsikan sebagai mal pelayanan publik.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.