Kamis, 18 Jun 2026 22:14 WIB

Atap SDN Pangongsean 1 Sampang Ambruk, Siswa Belajar di Halaman Parkir

Kondisi atap sekolah yang ambruk. (Foto-foto: dok. SDN Pangongsean 1)
Kondisi atap sekolah yang ambruk. (Foto-foto: dok. SDN Pangongsean 1)

jatimnow.com -  Puluhan siswa di SDN Pangongsean 1 Sampang harus belajar dengan waswas setiap hari. Pasalnya, sekolah yang mereka tempati sudah tak layak huni dan rawan ambruk.

Bahkan sebagian siswa belajar di halaman parkir akibat atap ruang kelas telah ambruk.

Baca Juga: Sekolah di Tulungagung Terdampak Gempa, Dispendik Usulkan Rehabilitasi

Kepala SDN Pangongsean 1, Maskur Taufiq mengatakan, dari 6 ruang kelas yang ada, hanya ada dua ruang kelas yang masih bisa ditempati. Akibatnya, puluhan siswa harus berbagai ruangan dengan disekat.

"Sebagian ruang kelas masih bisa digunakan namun ya harus disekat supaya siswa dari kelas lain bisa masuk," ujar Maskur, Jumat (17/1/2025).

Ia mengaku, sejak diterjang angin kemarin, sejumlah ruang kelas atapnya ambruk. Ia lalu memindahkan kegiatan belajar mengajar di halaman parkir.

Baca Juga: Tiga Ruang SDN di Tulungagung Rusak Parah Terkena Longsor

"Kami khawatir kalau semakin ambruk bisa membahayakan anak-anak kami. Jadi kami pindahkan ke halaman parkir supaya anak-anak bisa tetap belajar," imbuhnya.

Selama ini, menurut Maskur, musim hujan selalu membuat pihak sekolah waswas. Bahkan, jika hujan deras, siswa dipulangkan karena kelas bocor dan khawatir terjadi angin kencang yang membuat bangunan sekolahnya ambruk.

"Untuk pengajuan bantuan sudah kami lakukan sejak dua tahun lalu. Insya Allah tahun ini bisa direnov namun kami belum tau kapan," ungkapnya.

Baca Juga: Potret Sekolah Rusak di Lamongan, Siswa Belajar di Musala

Ia berharap, kondisi sekolahnya masuk dalam program prioritas pemerintah untuk dilakukan perbaikan. Sebab, jika tak kunjung diperbaiki, ia khawatir kondisinya semakin parah.

"Kami juga ingin anak-anak didik kami bisa fokus belajar tanpa khawatir dengan kondisi bangunan sekolah yang sudah rusak ini," pungkas Maskur.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.