Minggu, 14 Jun 2026 18:12 WIB

Komunitas Sepeda Gowes 24 Jam untuk Dongkrak Pariwisata Banyuwangi

Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) bersepeda 24 jam
Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) bersepeda 24 jam

jatimnow.com - Beragam cara dilakukan banyak pihak di Banyuwangi untuk mendorong bergeraknya kembali sektor pariwisata daerah. Seperti yang dilakukan Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) yang bersepeda sejauh 500 KM untuk mempromosikan Bumi Blambangan.

Mereka bersepeda pada pukul 00.01 Wib, Kamis (24/12/2020) melaju menuju Yogyakarta. Dipimpin oleh Ketua BRCC Guntur Priambodo, rombongan bergerak ke arah barat menyusuri jalur pantai utara. Mereka melewati Situbondo, Probolinggo dan Pasuruan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selanjutnya mereka akan membelah Mojokerto untuk mencapai Jombang. Kemudian mereka bergerak menuju Ngawi, melewati Jawa Tengah dan finis di Solo.

"Target kami antara 500 kilometer hingga 600 kilometer. Akan tetapi, acuannya kami akan bersepeda selama 24 jam, bukan berapa kilometernya. Kami akan bersepeda mulai pukul 00.00 hingga pukul 00.00," jelas Guntur dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (26/12/2020).

"Setelah menempuh waktu 24 jam, tim berhasil mencapai Kota Solo," tambahnya.

Guntur menyebut bahwa gowes ini mengemban satu misi, yaitu mendongkrak pariwisata Banyuwangi yang lesu akibat diterjang Pandemi Covid-19. Mereka juga mempromosikan bahwa pariwisata Banyuwangi sangat aman untuk dikunjungi.

Banyuwangi Road Cycling Community (BRCC) bersepeda 24 jamBanyuwangi Road Cycling Community (BRCC) bersepeda 24 jam

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kami membantu pemerintah daerah dengan memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa Kabupaten Banyuwangi sudah siap menerima tamu, utamanya dari sektor sport tourism," sambung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi itu.

Selain itu, mereka juga mengampanyekan protokol kesehatan dalam bersepeda. Mulai dari berpeloton yang tepat hingga sikap saat berada di pit stop.

"Saat masuk pit stop, ketika turun dari sepeda, kami harus memakai masker serta menjaga jarak. Kami mewakili sebagian dari Banyuwangi, terutama pesepeda, memberikan gambaran bahwa dengan berolahraga kita bisa sehat dan kuat melawan Covid," terang Guntur.

Menurut Guntur, jumlah rombongan tur sepeda ini 20 orang. Mayoritas peserta adalah pembalap yang memperkuat Banyuwangi dan BRCC di beberapa event, seperti Eko Setiawan, Hariyadi, M. Faisal, Ghaly Insan Marafi, Abizein, Erlangga Aldama dan Nizar Sufi Al Azhar. Serta beberapa penghobi sepeda Banyuwangi, termasuk Guntur sebagai komandan BRCC.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sebelum berangkat, mereka menjalani tes swab antigen terlebih dahulu. Hasilnya seluruh peserta dinyatakan dalam kondisi fit dan tidak terpapar Covid-19.

"Kami sudah mempersiapkan diri sebelumnya dengan latihan endurance minimal 150 kilometer hingga 200 kilometer dengan speed tinggi setiap akhir pekan. Kami juga atur speed supaya output dan input tidak tekor sehingga bisa tahan 24 jam. Antara nutrisi yang masuk dengan energi yang dikeluarkan harus seimbang," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.