Sabtu, 13 Jun 2026 04:45 WIB

Pemkab Dorong Program Peningkatan Produktivitas Petani Banyuwangi

jatimnow.com - Sektor pertanian terus menjadi perhatian Pemkab Banyuwangi. Salah satunya, pemkab mendukung upaya PT Pupuk Kalimantan Timur mendongkrak produktivitas padi lewat program agro solution.

Agro solution merupakan salah satu solusi kepada petani terhadap keterbatasan akses finansial, pasar, dan teknologi untuk peningkatan produktivitas pertaniannya.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

Program ini memberikan pengawalan dari hulu hingga hilir kepada petani. Mulai dari benih, peralatan modern, pendampingan budidaya tanaman, permodalan, hingga akses terhadap asuransi dan offtaker (penjamin pembelian hasil panen).

"Kami melibatkan multi stakeholder, seperti perbankan, asuransi pertanian, hingga offtaker. Lewat program ini, kami berharap petani bisa lebih sejahtera seiring dengan peningkatan produktivitas pertanian yang dikawal dari hulu hingga hilir," kata Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi di acara Panen Raya Padi Agro Solution di Desa Bubuk, Rogojampi bersama Bupati Abdullah Azwar Anas dan jajaran Forkopimda dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (10/12/2020).

Rahmad menambahkan, selain meningkatkan produktivitas pertanian, agro solution juga dapat mendorong petani agar lebih mandiri.

"Di sini petani diajak menggunakan pupuk non subsidi sehingga mereka tidak bergantung pada pupuk bersubsidi dari pemerintah yang jumlahnya juga semakin berkurang. Memang ada selisih biaya dibanding pupuk subsidi, namun jika dihitung petani lebih untung karena produktivitasnya meningkat," kata Rahmad.

Baca Juga: Dukung Petani, PTP Nonpetikemas Percepat Distribusi Bahan Baku Pupuk

Rahmad lalu mencontohkan salah satu lahan padi yang menerapkan agro solution ada di Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi.

"Dengan program agro solution, produktivitas padi di lahan ini terbukti meningkat. Dari yang awalnya hanya 6 ton per hektar, kini produktivitasnya meningkat jadi 9,6 ton per hektar dengan menggunakan pupuk non subsidi. Maka, saya mendorong agar semakin banyak petani yang bergabung dengan program ini," kata Rahmad.

Rahmad menyebut, saat ini di Banyuwangi sudah ada 9 kecamatan yang menerapkan program agro solution dengan total luasan tanam padi mencapai 114 hektar. Yakni di Kecamatan Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Kalipuro, Muncar, dan Genteng. Ada juga di Purwoharjo, Siliragung, dan Tegalsari.

Baca Juga: Ansor Karanggeneng Cetak Petani Militan, Lawan Krisis Pangan dari Desa

"Saat ini kami bekerja sama dengan 146 petani di 9 kecamatan. Ke depan, kami siap memperluas program ini hingga ke seluruh kecamatan di Banyuwangi untuk mendogkrak kesejahteraan petani melalui peningkatkan produktivitas pertaniannya," kata Rahmad.

Program ini pun disambut baik oleh Bupati Anas. Dia pun tertarik untuk berkolaborasi dengan Pupuk Kaltim untuk peningkatan kesejahteraan petani Banyuwangi.

"Agro solution bisa menjadi solusi tepat untuk membantu mengatasi persoalan klasik petani di daerah. Mulai dari keterbatasan modal, hingga masalah pupuk. Kita bisa berkolaborasi untuk meningkatkan produktivitas tanaman, yang ujungnya nanti peningkatan kesejahteraan petani Banyuwangi," kata Anas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.