Rabu, 22 Jul 2026 13:09 WIB

Ansor Karanggeneng Cetak Petani Militan, Lawan Krisis Pangan dari Desa

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 30 Des 2025 17:34 WIB
GP Ansor Kecamatan Karanggeneng, Lamongan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) 2025. (Foto: GP Ansor/jatimnow.com)
GP Ansor Kecamatan Karanggeneng, Lamongan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) 2025. (Foto: GP Ansor/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, mulai menggeser fokus kaderisasinya ke sektor paling krusial bagi warga, perut dan dompet.

Lewat Golden Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) 2025, organisasi pemuda nahdliyin ini menggembleng anggotanya menjadi "Patriot Ketahanan Pangan".

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Strategi ini bertujuan mengubah wajah pemuda desa dari sekadar aktivis organisasi menjadi penggerak ekonomi berbasis pertanian.

Langkah ini diambil mengingat Karanggeneng merupakan wilayah agraris dengan potensi sumber daya alam melimpah. GP Ansor ingin memastikan para pemuda tidak meninggalkan sawah, melainkan memodernisasi cara kerja di sana.

Kepala Satgas Patriot Ketahanan Pangan PW GP Ansor Jawa Timur, H. Deni Prasetya, turun langsung membakar semangat para peserta.

Pria yang karib disapa Kaji Deni ini menegaskan bahwa kemandirian ekonomi kader harus bermula dari pengelolaan potensi lokal di depan mata.

"Kami sampaikan materi ini sebagai ikhtiar membangun kemandirian yang berangkat dari kekuatan desa. Kader Ansor wajib menjadi bagian dari solusi atas persoalan pangan," ujar Kaji Deni saat mengisi materi di Lamongan, Minggu (28/12).

Dari Lapangan ke Rantai Bisnis Visi "Patriot Ketahanan Pangan" ini menuntut kader untuk tidak lagi alergi dengan lumpur.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Namun, mereka tidak hanya diajarkan cara menanam, melainkan juga menguasai hilirisasi produk pertanian, pengelolaan koperasi, hingga membangun sinergi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.

Kaji Deni melihat tantangan pangan masa depan tidak bisa hanya dihadapi dengan retorika. Perlu ada keberanian nyata dari pemuda untuk terjun langsung memotong rantai distribusi yang selama ini sering merugikan petani.

"Sudah saatnya kader GP Ansor Jawa Timur tidak hanya hadir di lapangan, tetapi juga menguasai proses produksi, pengolahan, hingga menjadi pelaku usaha pangan yang mandiri," tegasnya.

Menjawab Realitas Desa Senada dengan visi tersebut, Ketua PAC GP Ansor Karanggeneng, Arif Hasan, menyebut tema ini lahir dari kegelisahan terhadap kondisi sosial ekonomi di tingkat akar rumput.

Baca Juga: Gertek 2026, Pemkab Kediri Bidik Regenerasi Petani dan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Sebagian besar anggotanya tumbuh dan besar di lingkungan petani, sehingga penguatan di sektor ini terasa sangat relevan.

"Kami merancang PKD ini agar kader Ansor tidak tercerabut dari realitas desa. Kami ingin mereka hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat," kata Arif.

Melalui pelatihan ini, kepemimpinan pemuda tidak lagi hanya diukur dari kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga kapasitas mereka dalam membangun ekosistem ekonomi yang produktif.

Ansor Karanggeneng berharap, lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang melek pangan ini mampu menciptakan ketahanan pangan yang dimulai dari meja makan warga desa hingga skala nasional.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.