Senin, 22 Jun 2026 07:06 WIB

Di Tempat Amiri, Yatim Piatu dan Fakir Miskin Gratis Cukur Rambut

Amiri, tukang cukur rambut di Banyuwangi
Amiri, tukang cukur rambut di Banyuwangi

jatimnow.com - Amiri (40), tukang cukur asal Dusun Karangrejo, Desa/Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi memiliki cara tersendiri untuk beramal. Anak-anak yatim dan fakir miskin ia gratiskan.

Amiri membuka tempat pangkas rambut sejak Tahun 2000 tidak jauh dari rumahnya. Dalam satu hari, Amiri bisa memangkas rambut 40 sampai 50 orang.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Dalam sehari jika pengunjung ramai sampai 50 orang. Bagi anak yatim dan orang tidak mampu saya geratiskan mas," ujar Amiri.

Amiri mengawali profesinya setelah belajar mencukur rambut keponakannya. Setelah berulangkali mencukur dan dirasa mahir, dia memberanikan diri membuka kios cukur di bekas pos kamling di kampungnya.

Amiri mematok harga Rp 3.000 per orang. Harga itu sangat terjangkau dibanding tempat pangkas rambut lainnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Seorang warga Desa Tampo, Krida (35) menceritakan pengalamannya saat potong rambut di tempat Amiri. Selain murah dan rapi, dia juga merasakan pijitan Amiri.

"Jika ingin potong rambut pasti saya ke tempat Amiri. Selain murah, hasil potongan rambutnya rapi dan masih mendapat pijitan ringan di pundak dan kepala. Pokonya enak deh," ungkap Krida.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Selain orangnya sopan, Amiri mengratiskan bagi anak yatim dan orang fakir miskin. Ini mungkin masih satu satunya di sini," tambahnya.

Pelanggan pangkas rambut Amiri tidak hanya kalangan orang biasa. Para guru, tentara dan polisi serta pelajar juga banyak yang berdatangan. Usia pelanggannya juga beragam, mulai balita hingga kakek usia 80 tahun.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.