Rabu, 17 Jun 2026 05:13 WIB

Perangkat Desa se Kabupaten Pasuruan Tuntut Kenaikan Tunjangan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 23 Nov 2020 17:03 WIB
Perangkat desa se Kabupaten Pasuruan saat wadul ke Komisi 1 DPRD setempat
Perangkat desa se Kabupaten Pasuruan saat wadul ke Komisi 1 DPRD setempat

jatimnow.com - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pasuruan wadul ke Komisi 1 DPRD setempat untuk mempertanyakan peningkatan tunjangan kesejahteraan mereka, Senin (23/11/20202).

Di saat UMK para buruh diputuskan naik, tunjangan para perangkat desa ini justru jauh dari kata sejahtera.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kami datang ke sini untuk mempertanyakan kejelasan kenaikan tunjangan yang kami usulkan. Dibanding UMK saat ini, angkanya beda jauh," jelas Ketua PPDI Kabupaten Pasuruan, Sonhaji.

Sonhaji menyebut bahwa pendapatan per bulan perangkat desa bersumber dari penghasilan tetap (siltap) sebesar Rp 2.020.000 dan tunjangan per bulan sebesar Rp. 650.000.

"Itu belum termasuk potongan pembayaran iuran BPJS Kesehatan secara mandiri. Jika dihitung-hitung, pendapatan kami sangat minim. Apalagi kami menerimanya setiap tiga bulan sekali, bahkan bisa sampai empat bulan sekali," paparnya.

Baca Juga: Korupsi Desa Kediri, Terdakwa Dituntut 9 Tahun, Sosok Politisi Absen di Sidang

Bersama dengan naiknya UMK buruh saat ini, PPDI berharap agar DPRD bisa mengusahakan ada kenaikan tunjangan perangkat desa yang saat ini sebesar Rp 650.000 naik menjadi Rp 1.500.000 per bulannya.

"Ada 3.000 lebih perangkat desa menunggu jawaban ini. Kami berharap wakil rakyat serius mendukung kenaikan tunjangan kami. Sebab tunjangan ini juga kita gunakan membayar BPJS," tegasnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Kasiman menyatakan dukungannya terhadap kenaikan tunjangan untuk para perangkat desa tersebut.

"Sebelum jenengan (anda) minta, kami sudah berfikir dan berusaha untuk menaikkan tunjangan perangkat. Buktinya usulan kenaikan tunjangan tersebut sudah disampaikan ke pandangan umum fraski-fraksi dalam pembahasan Rencana APBD 2021," papar Kasiman.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.