Jumat, 12 Jun 2026 19:22 WIB

Usai Dilaporkan ke Polisi, Kades di Malang Didemo dan Dituntut Mundur

Aksi damai warga Desa Ngenep, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang
Aksi damai warga Desa Ngenep, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang

jatimnow.com - Warga Desa Ngenep, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang kembali melakukan aksi damai di Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, Senin (16/11/2020). Mereka kembali meminta Kepala Desa (Kades) Suwardi mundur dari jabatannya.

Menurut Koordinator aksi, Imam Rosadi mengatakan, tuntutan warga itu kembali disuarakan atas kasus dugaan asusila sang kades terhadap Sumi, asisten rumah tangga (ART) sendiri.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Imam menyebut bahwa dugaan perselingkuhan yang dilakukan Kades Suwardi merupakan hal yang tak terpuji. Katanya, seharusnya kepala desa bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat.

"Perbuatan asusila dengan pembantunya mencoreng nama baik desa yang selama ini telah dijaga. Tuntutan kami, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ngenep ikut mengawal," jelas Imam.

Menurut Imam, warga mau meninggalkan kantor desa usai terbit surat kesepakatan yang ditandatangani 8 anggota BPD Ngenep setelah rapat khusus terkait tuntutan warga itu. Rapat itu menyetujui penetapan penonaktifan Kades Suwardi untuk menyelesaikan masalah hukum yang saat ini dihadapinya.

Baca juga:  

Salah satu anggota BPD Ngenep, Suwardi berjanji akan menampung aspirasi masyarakat.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Surat penonaktifan tersebut sudah selesai. Maka akan diteruskan kepada pihak kecamatan untuk ditindaklanjuti," terang Suwardi.

Menurut Suwardi, BPD juga berharap dalam aksi ini tidak menimbulkan gejolak berlebih yang bisa merugikan desa dan masyarakat. Pantauan di lokasi masyarakat masih menunggu proses penggodokan surat penonaktifan kepala desa.

Sebelum menggelar aksi lanjutan ini, warga juga sudah melaporkan Kades Suwardi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Batu, yaitu pada Senin (2/10/2020). Sudiono, suami ART itu mendatangi Polres Batu untuk melapor didampingi kuasa hukumnya Sulianto.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Menurut Sulianto saat itu, dari keterangan kliennya, perzinahan dilakukan kedua pasangan itu di Vila Bunga, Desa Pandanrejo atau depan SPBU Pandanrejo pada 16 Oktober sekitar pukul 11.00 Wib.

Dia pun membenarkan jika terlapor memang Kepala Desa Ngenep dan laporannya tentang dugaan perzinahan atau mengarah pada Pasal 284 KUHP.

Kasatreskrim Polres Batu, Jeifson Sitorus membenarkan dengan adanya laporan dari warga Desa Ngenep itu. Usai menerima laporan, pihaknya bakal langsung melakukan penyelidikan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.