Kamis, 18 Jun 2026 14:32 WIB

Pilkada Banyuwangi 2020

Blusukan ke Kampung di Banyuwangi, Ipuk Disambut Salawat hingga Pantun

Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani
Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani

jatimnow.com - Masyarakat menyambut secara kreatif Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat blusukan ke kampung-kampung untuk bertemu warga.

Mulai dari disambut dengan salawatan, yel-yel, nyanyian, hingga pantun. Seperti saat Ipuk berkunjung Dusun Krajan, Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari untuk menghadiri pertemuan terbatas dengan masyarakat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Tiba di tempat pertemuan Ipuk disambut pantun berbahasa Banyuwangi.

"Ning Sukojati, liwat Glagah. Mari iki pilihan bupati, ojo lali pilih Ipuk- Sugirah (Ke Sukojati Lewat Kecamatan Glagah. Sebentar Lagi Pemilihan Bupati, Jangan Lupa Pilih Ipuk-Sugirah)," kata Hartoyo salah seorang warga dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (15/11/2020).

"Mangan roti, diadahi cepuk. Milih bupati, yo Bu Ipuk (Makan Roti Diwadahi Mangkok Kecil. Pilih Bupati ya Bu Ipuk)," tambah Hartoyo.

Sementara di desa Pecemengan, Ipuk disambut oleh kelompok rebana. Kelompok musik tradisi ini mengiringi dan mengantar Ipuk yang berjalan kaki menyapa warga.

Kehadiran Ipuk banyak membuat warga ke luar rumah. Mereka ingin melihat langsung atau foto bersama.

Ipuk mengatakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kali ini, berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kampanye tidak bisa lagi dilakukan seperti dulu. Karena itu kami memilih lebih banyak untuk door to door mengunjungi rumah warga,'' kata Ipuk.

Dalam tiap kesempatan Ipuk selalu meminta pada relawan, pendukung, dan masyarakat untuk melakukan kampanye secara santun dan lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan.

"Lakukan kampanye yang santun, menyenangkan, dan mengedukasi masyarakat. Jangan menyebarkan fitnah dan hoaks. Jangan sampai Pilkada ini justru membuat masyarakat sedih," tambah istri Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas itu.

Di tiap kesempatan menghadiri pertemuan dengan warga, Ipuk meminta pada pendukungnya untuk sabar ketika mendapat fitnah, hoaks, dan lainnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Kalau menemukan fitnah-fitnah seperti di media sosial, tolong bersabar. Doakan kami juga untuk terhindar dari fitnah-fitnah," kata Ipuk.

"Kami minta kepada seluruh kader dan relawan Ipuk-Sugirah untuk melakukan kampanye secara santun. Jangan sebarkan hoaks, kebencian, caci maki yang menyebabkan permusuhan. Mari saling adu program dan inovasi," tambah Ipuk.

Ipuk mengatakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi harus menjadi ajang kampanye edukasi dan menyenangkan bagi masyarakat.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.