Minggu, 14 Jun 2026 23:36 WIB

Banyuwangi Tetapkan 7 Prioritas Pembangunan Daerah

Bupati Abdullah Azwar Anas
Bupati Abdullah Azwar Anas

jatimnow.com - Bupati Abdullah Azwar Anas menyampaikan prioritas pembangunan daerah 2021 yang akan difokuskan pada pemulihan sosial ekonomi masyarakat akibat Pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Bupati Anas dalam Rapat Paripurna DPRD penyampaian nota pengantar atas diajukannya KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) APBD Tahun 2021.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Anas mengatakan, KUA PPAS APBD 2021 ini diharapkan menjadi rancangan langkah pemulihan sosial ekonomi masyarakat akibat Pandemi Covid-19.

"KUA PPAS APBD 2021 ini kami susun mengacu pada arahan Presiden Jokowi mengenai postur APBN 2021. Jadi APBD 2021 mendatang sangat realistis," tegas Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (2/11/2020).

Disebutkan Anas, ada tujuh prioritas pembangunan daerah yang menjadi fokus pembangunan daerah 2021. Pertama, membantu usaha ekonomi rakyat yang terdampak Covid-19.

Kedua, mendorong tumbuhnya dunia usaha dengan memangkas rantai perizinan investasi. Ketiga, meningkatkan nilai tambah tinggi di sektor perikanan dan pertanian.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Keempat, revitalisasi dan peningkatan nilai tambah sektor manufaktur. Kelima, memulihkan kembali sektor pariwisata.

Keenam, melanjutkan pembangunan infrastruktur yang berhimpitan dengan prioritas nasional dan provinsi. Terakhir, pemberdayaan UMKM.

"Urusan pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas wajib pembangunan. Selain itu, penyediaan jaring pengaman sosial juga kami masukkan di APBD ke depan," kata Anas.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Dalam kesempatan itu, Anas menyebut bahwa pendapatan dan belanja daerah akan turun menyesuaikan dengan kapasitas fiskal pemerintah.

Pendapatan daerah 2021 ditargetkan sebesar Rp 2,756 Triliun. Adapun belanja daerah 2021 direncanakan sebesar Rp 2,769 Triliun.

"Karena pandemi, kapasitas fiskal pemerintah pusat tentu terpengaruh. Hal ini tentu juga mempengaruhi dana transfer pusat yang diterima semua daerah di Indonesia. Inilah alasan penyesuaian kita ke depan. Meski demikian, kami akan gunakan seoptimal mungkin terutama untuk memulihkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat," terang Anas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.