Rabu, 17 Jun 2026 06:03 WIB

Pilkada Banyuwangi 2020

Ipuk Beber 2 Skema Pengembangan Santri, dari Kesehatan Sampai Ekonomi

Calon Bupati Ipuk Fiestiandani bersama santri di Banyuwangi
Calon Bupati Ipuk Fiestiandani bersama santri di Banyuwangi

jatimnow.com - Dua skema program pengembangan dan pemberdayaan santri yaitu 'Santri Sehat-Santri Cerdas' dan 'Santri Mandiri' dipaparkan oleh Calon Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

"Yang berkaitan dengan kesehatan atau Santri Sehat, tentu setelah vaksinasi Covid-19 berjalan maka semua santri di Banyuwangi harus mendapatkan vaksinasi. Akhir tahun ini, sesuai yang diperjuangkan Presiden Jokowi, vaksin mulai datang dan akan didistribusikan bertahap, terus berlanjut hingga tahun depan. Kita akan memasyikan santri Banyuwangi mendapat vaksinasi,” ujar Ipuk dalam menyambut Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain itu, lanjut dia, penguatan derajat kesehatan santri akan difasilitasi melalui penguatan layanan kesehatan pesantren, bantuan peningkatan gizi santri, hingga meningkatkan kualitas fasilitas pesantren yang berkaitan dengan kesehatan seperti sanitasi

Adapun terkait pendidikan alias Santri Cerdas, Ipuk menyiapkan skema penguatan pendidikan pesantren, beasiswa santri, dan festival santri yang menampilkan kompetensi ilmu agama, sains, dan seni-budaya Islami. Juga ada perbaikan serta pembangunan ruang kelas dan asrama, hingga media pembelajaran pesantren.

"Program peningkatan insentif guru ngaji juga otomatis berkaitan dengan para santri, karena mayoritas adalah penggerak pesantren, alumnus pesantren," ujar Ipuk.

"Termasuk di dalamnya ada beasiswa pengajar pesantren dan guru ngaji yang difasilitasi untuk studi lanjut keagamaan," imbuh Ipuk.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Sementara terkait 'Santri Mandiri', Ipuk sudah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi santri dan pesantren.

"Diantaranya adalah bagaimana santri difasilitasi menjadi wirausahawan, santripreneur, dengan akses modal bersubsidi, pelatihan manajemen bisnis, hingga pemasaran,” ujarnya.

Ipuk menargetkan, ada 3.000 santri dan alumnus pesantren jadi pengusaha pada tahun pertama kepemimpinannya jika diberi amanah.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Apalagi, kami juga ada program bantuan alat usaha lengkap, di mana nanti santri dari keluarga kurang mampu bisa diberi alat usaha lengkap untuk memulai bisnisnya. Alat usahanya disesuaikan dengan kebutuhan, ada alat terkait bisnis kuliner, olahan pangan, perbengkelan, dan sebagainya," pungkas Ipuk.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.