Selasa, 16 Jun 2026 04:16 WIB

Bercanda Soal Bom di Pesawat, 2 Anggota DPRD Banyuwangi Tidak Ditahan

  • Penulis :
  • | Rabu, 23 Mei 2018 22:39 WIB
Kapolres Banyuwangi saat di Mapolres Banyuwangi
Kapolres Banyuwangi saat di Mapolres Banyuwangi

jatimnow.com - Dua anggota DPRD Banyuwangi Basuki Rachmat dan Naufal Badri yang mempercandakan bom di kabin pesawat Garuda Indonesia GA 265 tidak ditahan polisi.

Polisi beralasan, tidak ditahannya kedua oknum tersebut karena ancaman hukumannya hanya 1 tahun penjara.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Meskipun akibat guyonan mereka itu pesawat Garuda Indonesia GA 265 ditunda keberangkatannya alias delay yang dijadwalkan berangkat pukul 15.50 WIB pada pukul 16.20 WIB.

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman mengatakan bahwa keduanya telah melanggar Undang-Undang tentang Penerbangan nomor 1 tahun 2009.

“Karena ancaman hukumannya 1 tahun, keduanya tidak kami tahan, tapi proses hukum terus lanjut,” tegas Kapolres Banyuwangi kepada awak media di Mapolres Banyuwangi, Rabu (23/5/2018) malam.

Dalam kasus pelanggaran ini karena terjadi di kawasan Bandara Banyuwangi kewenangannya berada di Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Sedangkan di Banyuwangi, lanjut Donny, belum ada PPNS.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Tadi dari pihak Avsec (Aviation Security) melimpahkan kepada kami, nanti kami akan berkoordinasi dengan PPNS di Surabaya. Dan nanti akan limpahkan ke Surabaya," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, dua oknum anggota DPRD Banyuwangi diamankan keamanan bandara Banyuwangi, lantaran mengaku membawa bahan bom.

Sempat ada ketegangan saat kedua oknum tersebut menolak untuk diturunkan dari pesawat yang hendak menuju Jakarta itu.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.