Minggu, 21 Jun 2026 14:08 WIB

Pilkada Banyuwangi 2020

Budayawan Kemiren Dukung Ipuk Kembangkan Seni dan Budaya Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani dan warga Kemiren
Ipuk Fiestiandani dan warga Kemiren

jatimnow.com - Ipuk Fiestiandani Azwar Anas layak didukung menjadi Bupati Banyuwangi ke depan. Itu disampaikan oleh budayawan Desa Kemiren, Sucipto.

"Bu Ipuk sangat bisa meneruskan apa-apa yang baik dari pemerintahan Bupati Anas saat ini dan terus meningkatkan pembangunan Banyuwangi ke depan," kata Sucipto, usai bertemu Ipuk dalam selamatan warga Kemiren, di Petilasan Mbah Buyut Cili, Minggu (11/10/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dalam acara tersebut, Ipuk bersama warga berdoa bersama demi keselamatan dan kesejahteraan Banyuwangi, lalu makan makanan khas Pecel Pitik bersama warga Kemiren.

"Selama ini Pemkab Banyuwangi di bawah kepemimpinan Bupati Anas telah menempatkan budaya dan seni Banyuwangi di posisi yang terhormat. Banyak program yang diperuntukkan untuk memajukan seni budaya Banyuwangi termasuk Desa Kemiren," kata Sucipto yang merupakan juru kunci generasi keenam Barong Kemiren itu.

Karena itu, pemilik sanggar seni Barong Sapu Jagat tersebut menyebut, Ipuk adalah sangat layak memimpin pembangunan Banyuwangi ke depan.

"Banyuwangi sudah baik. Itu harus dilanjutkan agar lebih baik lagi. Bu Ipuk adalah sosok yang sangat layak," kata Sucipto.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Desa Kemiren Banyuwangi sendiri merupakan Desa Adat Suku Osing. Desa ini sangat memegang teguh tradisi dan budaya suku Osing yang merupakan suku asli Banyuwangi.

Di desa ini terdapat banyak budayawan dan seniman Banyuwangi.

Sementara itu, Ipuk mengatakan berbagai tradisi dan kearifan lokal yang ada di Banyuwangi harus terus dipertahankan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Kearifan lokal, local wisdom, yang harus terus kita jaga. Kita patut berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kemiren dan Banyuwangi secara umum yang terus menjaga tradisi dan kearifan lokal,” jelas Ipuk.

"InsyaAllah kita bersama-sama ke depan akan merawat tradisi kearifan lokal. Kearifan lokal harus dijaga agar generasi muda memahami keluhuran budi para leluhurnya, bisa mengambil saripati pelajaran yang berharga untuk mengisi hidup ini dengan kebaikan sebagaimana dicontohkan para leluhur," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.