Kamis, 11 Jun 2026 17:08 WIB

Pilkada Gresik 2020

Kali Lamong dan RS di Gresik Selatan Jadi Prioritas Paslon NIAT

Pasangan Calon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di Pilkada Gresik 2020
Pasangan Calon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di Pilkada Gresik 2020

jatimnow.com - Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) menegaskan bahwa penanganan banjir luapan Kali Lamong menjadi salah satu program prioritasnya, bila terpilih.

Gus Yani-sapaan Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemerintahan Sambari-Qosim selama dua periode ini dinilai tidak serius menyelesaikan persoalan Kali Lamong. Mereka terkesan saling lempar kewenangan. Padahal masyarakat hanya ingin ada tindakan serius dan nyata supaya banjir tidak lagi terjadi.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Saya kira kalau Pemkab Gresik dua periode ini serius, pasti mampu menyelesaikan banjir Kali Lamong. Misalnya periode awal pembebasan lahan, periode kedua penuntasan dari Balai Besar Bengawan Solo (BBWS)," ujar Gus Yani di Posko Pemenangan Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Rabu (30/9/2020) petang.

Gus Yani menegaskan, saat ini paslon NIAT sudah memiliki solusi untuk menyelesaikan masalah banjir Kali Lamong. Namun dia belum mau menyampaikannya secara detail.

"Dalam waktu dekat akan kami jabarkan secara detail. Kalau sekarang khawatirnya ditiru," ungkap Gus Yani.

Selain masalah banjir, Gus Yani juga mengkritisi masalah jaminan kesehatan di Gresik. Menurutnya banyak warga yang mengeluh karena harus mengeluarkan biaya sendiri. Padahal tugas pemerintah adalah menjamin kesehatan warganya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Banyak masyarakat yang sakit tapi tidak mendapat jaminan kesehatan gratis. Kartu KIS yang dimilikinya tidak berfungsi lagi. Ini artinya pendataan di bawah sangat amburadul," tambahnya.

Kemudian, lanjutnya, soal fasilitas kesehatan seperti rumah sakit (RS) di Gresik selatan. Padahal mereka mempunyai harapan besar kepada pemerintah Gresik untuk membangun RS di sana.

Seperti mayoritas warga di Kecamatan Wringinanom dan Driyorejo yang masih banyak yang memilih berobat ke kota lain lantaran jarak tempuh ke RSUD Ibnu Sina Bunder, Gresik sangat jauh.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Selama ini mereka harus berobat ke RS Mojokerto dan Surabaya. Malahan di Wringinanom ada yang bilang hanya gara-gara masalah berobat, keluarganya ingin pindah jadi warga Mojokerto," bebernya.

Sementara saat ditanya prioritas target 100 hari kerja pertama jika terpilih, Bu Min-sapaan Aminatun Habibah menjawabnya diplomatis.

"Nanti saya sampaikan kalau sudah terpilih saja. Biar kami tidak banyak janji tapi langsung memberi bukti," tambah Bu Min.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.