Jumat, 12 Jun 2026 15:33 WIB

Ancam Korban dengan Bondet hingga Pedang, Komplotan Rampok Didor

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 30 Sep 2020 18:59 WIB
Dua perampok yang ditangkap Polres Pasuruan
Dua perampok yang ditangkap Polres Pasuruan

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan menangkap dua pelaku yang merampok rumah di Dusun Kertoanom, Desa/Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Satu pelaku ditembak karena melawan saat ditangkap.

Kedua pelaku yakni, Mulyo Slamet (28) dan M Harjo (26). Keduanya berasal dari Dusun Kenongo, Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Mulyo Slamet bertugas mencongkel jendela, mengambil uang dan menyekap korban. Sedangkan M Harjo yang kakinya terpaksa kami tembak itu berperan sebagai perencana dan survey rumah untuk dirampok," jelas Wakapolres Pasuruan, Kompol M Harris, Rabu (30/9/2020).

Perampokan itu terjadi pada Jumat (21/8) pukul 02.00 Wib. Rumah yang disantroni adalah milik M. Santoso (37). 

Dari penyidikan polisi, perampokan itu tidak hanya dilakukan kedua pelaku. Ada lima orang lagi yang terlibat dan kini jadi buronan polisi.

Dalam pembagian perannya, empat pelaku berjaga-jaga di depan rumah korban. Sedangkan tiga pelaku lainnya masuk kedalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela lantai dua, berbekal celurit dan pedang serta bom ikan (bondet).

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Korban yang mendengar suara mencurigakan, langsung coba mengecek keluar rumah. Namun ia dihadang oleh komplotan itu. Pasrah, korban pun masuk rumah kembali.

"Para pelaku yang berhasil menemukan korban, langsung mengikatnya dengan tali bersama istrinya. Kemudian korban dipukuli dan diancam dibacok jika tidak menunjukkan penyimpanan harta korban," ungkapnya.

Korban yang ketakutan pun memberitahu dimana tempat penyimpanan harta miliknya. Kemudian para pelaku pun dengan mudah mengambil uang Rp 50 juta, perhiasan kalung dan gelang emas, Hp serta satu unit motor milik korban yang bernopol N 2573 TBM.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Setelah melalui serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bukti, kami akhirnya berhasil membekuk dua dari tujuh pelaku di rumah yang terletak di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari," ujar dia.

Mulyo Slamet dan Harjo mengaku mendapat bagian uang Rp 2 juta dari aksi perampokan itu.

"Uangnya saya buat beli sembako, kemudian sebagian saya bagikan ke orang tidak mampu dan sebagian uangnya buat biaya berobat ibu saya," kata Mulyo Slamet.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.