Senin, 15 Jun 2026 14:43 WIB

Puluhan Diplomat Serap Strategi Pengembangan Pariwisata Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Jumat, 11 Sep 2020 12:50 WIB
Puluhan diplomat dari Kemenlu RI serap strategi pengembangan pariwisata Banyuwangi
Puluhan diplomat dari Kemenlu RI serap strategi pengembangan pariwisata Banyuwangi

jatimnow.com - Puluhan diplomat senior dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyerap best practise upaya pengembangan pariwisata Banyuwang, karena terinspirasi pesatnya perkembangan pariwisata di Bumi Blambangan itu.

"Bagi kami, Banyuwangi adalah salah satu daerah di Indonesia yang begitu pesat perkembangannya. Banyak hal positif yang bisa kami pelajari, salah satunya di sektor pariwisata. Alasan inilah yang menginspirasi kami untuk mengajak para diplomat senior mendengar langsung praktek baik dari Bupati Banyuwangi," kata Direktur Sesparlu, June Kuncoro Hadiningrat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Hal itu diungkapkan June dalam seminar online yang diikuti para peserta Diklat Fungsional Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) angkatan ke-65 yang digelar Kamis (10/9/2020). Diplomat yang ikut merupakan para pejabat terbaik yang telah bekerja di Kemenlu sekitar 15 tahun.

Menurut June, para dipomat ini perlu mendapat "ilmu" tentang pemasaran daerah dari Bupati Banyuwangi. Ilmu ini sebagai bekal bagi diplomat untuk bagaimana memasarkan Indonesia ke negara tempatnya bertugas kelak.

"Kami berharap, inspirasi dari Banyuwangi bisa menambah pengetahuan dan melengkapi pemahanan mereka untuk melakukan promosi, mendorong kerjasama negara dan pengembangan SDM untuk kepentingan Indonesia," ungkap June.

Para peserta diklat ini adalah mereka pernah bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) minimal pada tiga negara yang berbeda.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku memanfaatkan forum ini untuk mempromosikan Banyuwangi kepada diplomat yang bertugas ke luar negeri.

"Terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri yang telah berkenan mengundang Banyuwangi untuk mengikuti forum ini. Momen ini kami manfaatkan untuk mengakselerasi kemajuan tourism, trade dan investement daerah, khususnya tourism," ujar Bupati Anas.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Bupati Anas menambahkan, Banyuwangi memiliki bentang alam yang luar biasa. Ada pantai, gunung dan lansekap yang menarik. Tradisi seni-budayanya juga sangat kuat.

Oleh karena itu, Bupati Anas meminta dukungan kepada kemenlu melalui para diplomat untuk turut mempromosikan bahwa Banyuwangi memiliki pantai dengan ombak terbaik untuk selancar, yaitu Pantai Plengkung.

Bupati Anas menambahkan, Banyuwangi terus berbenah melalui peningkatan infrastruktur dan amenitas. Selain menambah rute di Bandara Banyuwangi yang merupakan bandara hijau pertama di Indonesia, hotel-hotel berbintang terus tumbuh di daerah ujung timur Pulau Jawa itu.

"Masyarakat harus menikmati kue pariwisata tersebut. Kami proteksi pasar. Tidak boleh investor membangun hotel di bawah bintang tiga. Sehingga rakyat dengan modal kecil, bisa turut mengembangkan homestay untuk wisatawan," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Di masa adaptasi baru, lanjutnya, Banyuwangi menyusun skema protokol kesehatan dan menerapkannya secara ketat di sejumlah destinasi wisata. Banyuwangi melakukan sertifikasi protokol kesehatan Covid-19 untuk seluruh destinasi wisata, hotel, homestay dan kafe serta restoran hingga warung-warung rakyat.

Semua yang telah lulus uji protokol ketat yang dijalankan dan disupervisi para ahli dinas kesehatan diberi sertifikat dan disajikan di aplikasi Banyuwangi Tourism.

"Sertifikasi serupa juga kami lakukan kepada para pemandu wisata. Hal ini untuk menjamin kenyamanan dan keamanan bersama," tandas Bupati Anas.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.