Kamis, 18 Jun 2026 16:36 WIB

Petualangan Memburu Ikan Sidat: Pakai Dupa hingga Disapa Makhluk Gaib

  • Penulis :
  • | Jumat, 04 Sep 2020 13:17 WIB
Slamet dan Uny saat berburu ikan sidat di Sungai Stail Kalibaru, Banyuwangi
Slamet dan Uny saat berburu ikan sidat di Sungai Stail Kalibaru, Banyuwangi

jatimnow.com - Tidak mudah bagi warga Banyuwangi untuk mendapatkan ikan sidat atau ikan oling. Berbagai cara dilakukan, mulai dari pancing hingga dupa dan kemenyan.

Di Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, ada kelompok warga pemburu ikan oling dengan nama Semut Gatel. Kelompok ini memiliki 30 anggota, diketuai Uny Saputra (52), warga Dusun Krajan, Desa Tampo, kecamatan setempat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Uny mengaku, saat berpetualang berburu ikan oling, satu di antara mereka selalu membawa dupa. Pembawa dupa itu adalah Slamet (58), warga Dusun Purwosari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring.

Saat sampai di tepi sungai, Slamet mulai mencari tempat yang curam dan pohon besar yang dikenal angker. Sebelum memasang umpan, Slamet mengelar tikar kecil dan mulai menghidupkan dupa sembari merapalkan mantra agar ikan oling mendekat dan memakan umpan yang dipasang.

"Setelah sampai dari lokasi saya tidak langsung memancing, tapi saya awali duduk bersila dengan membakar dupa sembari berdoa agar ikan oling mendekat dan memakan umpan yang saya taruh ke dalam air," jelas Slamet pada perburuan malam Jumat pekan lalu.

Saat itulah keanehan mulai dirasakan Slamet. Dia melihat bayangan putih di seberang sungai kurang lebih 30 meter dari posisinya. Semakin lama bayangan itu semakin jelas. Dan ternyata bayangan itu sosok makhluk gaib yang mendekat lantaran dupa sudah dinyalakan Slamet.

"Memang saya panggil supaya datang dan membatu saya agar ikan oling mendekat dan memakan umpan pancing saya," terangnya.

"Mbah...tulongono putune mancing iki, tulong celuken iwak oling mrenek lan mangan umpan kang son pasang nang pancing iki...," tutur Slamet dengan Bahasa Osing Banyuwangi.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Saat itu Slamet dan rombongan berjumlah 9 orang sedang melakukan perburuan ikan oling di Sungai Stail Kalibaru, Kecamatan Pesanggaran.

Tidak lama Slamet melepas kail yang dibalut umpan berupa cacing ke sungai, hampir bersamaan juga ikan oling berukuran besar menyambar. Satu ekor telah diangkat dari sungai.

Selain pemberani, Slamet juga penyabar. Saat memancing, dia tidak mau berpindah-pindah tempat seperti temannya yang lain. Dia lebih suka menunggu sampai umpan dimakan oleh ikan.

Dalam perburuannya, tak jarang Slamet mendapat ikan oling dengan bobot hingga 10 kilogram. Hasil mancing cukup lumayan untuk menambah pendapatannya. Sebab sehari-hari Slamet hanya bekerja sebagai tukang panggul di sebuah toko di Jalan Raya Jaja, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Ikan hasil memancing kadang dikonsumsi sendiri oleh Slamet, kadang pula dijual. Biasanya warga Banyuwangi memasak ikan oling dengan cara dipepes.

Bila dijual, harga ikan oleng per 1 kilogram bisa mencapai Rp 40-60 ribu, tergantung jenisnya. Termahal yaitu ikan oling jenis lumbu yang memiliki ciri badanya kuning kehijauan dengan ukuran tidak terlalu besar.

 

Reporter: Rony Subhan

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.