Selasa, 16 Jun 2026 23:01 WIB

Khofifah Tinjau Penanganan Covid-19 Klaster Pesantren di Banyuwangi

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau penanganan Covid-19 klaster pesantren di Banyuwangi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau penanganan Covid-19 klaster pesantren di Banyuwangi

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendatangai Pondok Pesantren (Ponpes) Darussam, Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (2/9/2020) untuk meninjau penanganan Covid-19 di sana.

"Pemprov Jatim telah mendukung penanganan Dinkes Banyuwangi, sejak 19 Agustus lalu. Ada lima rumah sakit pemprov yang siap support selama masa karantina di pondok. Petugas kesehatan gabungan juga terus standby di kompleks pondok," ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Pemkab Banyuwangi mengadakan dapur umum yang setiap harinya menyediakan 18.000 porsi makanan untuk kebutuhan makan harian penghuni pondok pesantren selama masa karantina.

Gubernur Khofifah memastikan kebutuhan untuk penanganan Covid-19 di sana dilakukan dengan baik. Mulai dari kebutuhan meningkatkan daya tahan tubuh para santri hingga penanganan kesehatannya.

"Kebutuhan masker, vitamin akan terus kita perhatikan. Pemeriksaan komprehensif telah dilakukan. Swab kepada santri juga sudah dilakukan gabungan tenaga kesehatan dari Kementrian Kesehatan, pemprov dan pemkab," ungkapnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Menurutnya, yang harus dilakukan saat ini adalah penanganan yang termonitor dan terukur. Salah satunya, dengan memastikan para santri dalam kondisi yang fit. Dipastikan gizinya tercukupi.

"Dan semua sudah disiapkan dengan baik. Pemprov, pemkab dan TNI-Polri bahu membahu mendirikan dapur umum untuk memasok kebutuhan para santri yang sedang masa karantina. Standar gizinya telah dipastikan, food security di sini juga sudah jalan," sambung Gubernur Khofifah.

Pemkab Banyuwangi mengelontor anggaran Rp 3 miliar untuk memenuhi kebutuhan logistik dapur umum tersebut.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Ada pemilahan untuk percepatan distribusi makanan mengingat jumlahnya yang besar. 3000 porsi disiapkan TNI, 1500 porsi dari Pemprov Jatim dan 1500 porsi dari Pemkab Banyuwangi. Semua logistik anggarannya dari pemkab," kata Plt Kepala BPBD Banyuwangi, Abdul Kadir.

Setelah kunjungan, Gubernur Khofifah menggelar rakor dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.