Pembacok Juragan Rongsokan di Mojokerto Disebut Idap Gangguan Jiwa
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Rabu, 02 Sep 2020 10:55 WIB
jatimnow.com - Juragan rongsokan, Sutiman (61), tewas setelah disabet sabit oleh mantan karyawannya Hari Mulyono (50) di Dusun Sidoduwe, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Selasa (1/9/2020) malam.
Sutiman meregang nyawa setelah mengalami luka di bagian leher kanan kiri, dada dan punggung usai disabet sabit oleh tetangganya sendiri yang juga mantan karyawannya itu.
Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya
Baca juga: Juragan Rongsokan di Mojokerto Tewas Disabet Sabit Mantan Karyawan
Ketua RT 01 Widodo mengatakan, pelaku pernah dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) karena mengidap gangguan kejiwaan.
"Pelaku sudah 3 kali dirawat di RSJ. Dua kali di Menur, satu kali di Lawang Malang. Terakhir dibawa ke Menur sekitar setahun lalu. Pelaku pernah kerja di usaha rongsokan Sutiman, karena masuk Menur lalu tidak kerja lagi," kata Widodo, Rabu (2/9/2020).
Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto
Ditempat yang sama, saksi mata dan tetangga Kasmun (54) menjelaskan, pelaku Hari Mulyono sudah lama mengidap gangguan kejiwaan.
"Dia (Hari Mulyono) punya sertifikat dari rumah sakit jiwa. Kalau kumat sering mengamuk ke tetangga dan keluarganya," ungkapnya.
Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto
Sementara itu Kapolsek Jetis Kompol Suharyono menyebut, akan memeriksakan mental dan kejiwaan Hari Mulyono.
"Untuk kejiwaan pelaku, itu harus dijelaskan oleh ahli kejiwaan apa depresi atau tidak," pungkasnya.
Editor : Sandhi NurhartantoURL : https://jatimnow.id/baca-29414-pembacok-juragan-rongsokan-di-mojokerto-disebut-idap-gangguan-jiwa