Sabtu, 20 Jun 2026 04:05 WIB

Kemenkes Turun ke Banyuwangi Tangani Kasus Covid-19 di Pesantren

  • Penulis :
  • | Jumat, 28 Agu 2020 21:41 WIB
Kemenkes turun ke Banyuwangi untuk membantu penanganan Covid-19 di pesantren
Kemenkes turun ke Banyuwangi untuk membantu penanganan Covid-19 di pesantren

jatimnow.com - Peningkatan jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di salah satu pondok pesantren di Banyuwangi mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes akan melakukan supervisi langsung untuk penanganan Covid-19 di tempat itu.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr. Budi Hidayat usai menggelar rapat koordinasi di Banyuwangi, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Rapat koordinasi itu dihadiri jajaran Kemenkes, KKP Kelas II Probolinggo, Dinas Kesehatan Jawa Timur, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara dan Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Yuli Eko.

"Kita sudah satu persepsi. Ini masalah kita bersama. Kita bisa tangani dengan tepat, cepat dan komprehensif," ungkap Budi.

Budi menyebut bahwa Kemenkes telah menyiapkan tim kesehatan. Tim tersebut merupakan tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, epidemologi, sanitarian, ahli gizi dan psikolog.

"Kami akan melakukan karantina dan tangani secara komprehensif bersama Dinkes Jatim dan Dinkes Banyuwangi serta aparat terkait," jelas Budi.

Menurut Budi, selain karantina, tim Kemenkes juga akan lakukan uji swab pada para santri.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Ini bagian dari kami mempercepat memutus mata rantai penularan. Setelah itu kami akan lakukan treatment, lalu kita tunggu 14 hari," paparnya.

Budi menambahkan, dalam penangan klaster pesantren ini, semua tim lebih mengedepankan persuasif dan komunikasi dengan pihak pesantren.

"Kami akan back up. Penanganan ini nanti akan langsung dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi," ujar Budi.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi terus bekerja membantu penanganan Covid-19 di ponpes tersebut.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Ini memang butuh penanganan dari semua pihak. Terima kasih kepada semua pihak yang turun tangan membantu penanganan ini," ungkap Bupati Anas.

Bupati Anas mengaku optimis dengan pemulihan kondisi para santri. Apalagi mereka masih usia muda dan mayoritas semua tanpa gejala.

"Mohon doanya semua santri segera sembuh," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.