Jumat, 19 Jun 2026 00:07 WIB

Wisata Paralayang Kini Bisa Dinikmati di Trawas, Mojokerto

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian launching wisata paralayang di Trawas, Mojokerto
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam rangkaian launching wisata paralayang di Trawas, Mojokerto

jatimnow.com - Kabupaten Mojokerto kini punya wisata paralayang di Desa/Kecamatan Trawas. Wisata alam itu dilaunching Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (27/8/2020).

Launching juga dihadiri oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Lanud Muljono Kolonel Pnb M Somin, Dandim 0815 Letkol Dwi Mawan dan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

"Jadi Paralayang Trawas ini adalah wahana paralayang ke-15 yang ada di Jawa Timur. Dari letak geografi, saya kira tidak kalah indah dari Batu. Lokasinya pun strategis dan panoramanya bagus. Memang sangat pas untuk aero sport paralayang," ungkap Gubernur Khofifah.

"Apalagi digabung dengan paket wisata petik sayur, itu jadi nilai tambah karena opsinya banyak. Ini bisa dibuat masterplan agar lebih terukur, sehingga bisa disenergikan nanti," tambahnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sementara Bupati Pungkasiadi berharap, akses wisata ke Kabupaten Mojokerto ke depannya semakin mudah dan cepat.

"Kalau bicara wisata alam, saya pasti membahas Trawas, Pacet dan Trowulan. Kita Ada Air Terjun Dlundung, Mata Air Jolotundo, Kampung Organik Brenjonk, Taman Ghanjaran, pertanian seledri jepang atau ashitaba di Selotapak dan paralayang ini paling baru," jelas Bupati Pungkasiadi.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Sedangkan di Trowulan, lanjutnya, andalannya ada di wisata religi dan sejarah Majapahit.

"Kami harap akses ke destinasi wisata Kabupaten Mojokerto nanti makin mudah jika jalan interchange sudah ada," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.