Sabtu, 20 Jun 2026 19:30 WIB

Pekerja Seni Tuntut Pemkot Batu Sediakan Ruang Berkarya dan Berkreasi

Para pekerja seni saat menyampaikan aspirasinya ke DPRD dan Pemkot Batu
Para pekerja seni saat menyampaikan aspirasinya ke DPRD dan Pemkot Batu

jatimnow.com - Jika pekan depan tidak ada penetapan pemberian ruang berkarya dan berkreasi oleh Pemkot dan DPRD Kota Batu, Pelaku Seni Batu Bersatu (PSBB) akan menggelar aksi damai dan long march untuk menyuarakan aspirasinya.

Koordinator PSBB, Eko Utomo mengaku, sampai sekarang belum ada informasi dan perkembangan dari pemerintah setempat sebagai respon aspirasi dan unek-unek pelaku seni supaya diberi ruang saat Pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

"Setelah kami menyampaikan aspirasi ke DPRD dan Pemkot Batu, sampai sekarang tidak ada perkembangan bagaimana nasib kami. Makanya bersama teman-teman bakal mempersiapkan rencana B, yaitu turun ke jalan menggelar aksi damai dan long march dari alun-alun menuju balai kota," jelas Eko, Selasa (25/4/2020).

Menurut Eko, rencana itu sesuai kesepakatan koordinator pelaku dekorasi, sound system, seniman, terop dan sebagainya yang tergabung dalam PSBB. Rencana sebelumnya, jika tidak ada respon dari pemerintah selama 1-2 Minggu setelah pertemuan bersama Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu dan Komisi B DPRD Batu, PSBB bakal turun ke jalan untuk ngamen bareng.

"Untuk rencananya kita gelar minggu depan, kalau harinya belum pasti. Mungkin Selasa atau Rabu, ini masih kita matangkan. Intinya dalam aksi, kita akan mematuhi protokol kesehatan dan memberikan wawasan pola kehidupan baru dalam bidang kami untuk menunjukkan kita siap ikuti aturan kesehatan," tegas dia.

Para pelaku seni di Kota Batu meminta pemkot memberikan ruang bagi mereka agar dapat berkarya dan berkreasi. Pasalnya dengan cara itulah mereka dapat memenuhi kebutuhan hidup dan perekonomian keluarga.

Baca Juga: Polemik DKS Memanas, Seniman Surabaya Turun ke Jalan

Dalam pertemuan itu, para pelaku seni ingin Pemkot Batu segera mengeluarkan ketetapan dalam bentuk apapun yang mendukung terselenggaranya acara kesenian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sebab sudah lima bulan ini para pelaku seni tidak mendapatkan pemasukan dan memberikan nafkah keluarganya. Kondisi itu memperburuk kondisi perekonomian mereka.

Menanggapi itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyebut bahwa sampai hari ini kegiatan yang berhubungan dengan keramaian masih dilarang. Apalagi saat ini telah berlaku Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

Baca Juga: Seniman Surabaya Besok Gelar Aksi Besar, Protes Pengusiran DKS dari Balai Pemuda

"Jadi untuk izin keramain masih tidak boleh. Memang ada hal-hal yang kita gelar. Sehingga harus mencari solusi lain yaitu meminta kepada Disparta untuk membuat satu pertunjukan di gedung kesenian atau di Balai Kota Among Tani. Kemudian dalam setiap penampilan akan ditanyangkan melalui media sosial dan media massa," janji Wali Kota Dewanti.

Saat mereka tampil, pemerintah akan bekerjasama dengan stasiun televisi lokasi di Kota Batu, Humas dan Kominfo. Kemudian disebarkan di YouTube.

"Saat pertunjukkan itu, Disparta akan membayar pekerja seni. Saya sudah minta Disparta melakukan hal itu dan sudah mulai berjalan," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.