Minggu, 07 Jun 2026 12:43 WIB

Rebound Banyuwangi Diluncurkan, Lapangan Kerja Kembali Terbuka

  • Penulis :
  • | Sabtu, 15 Agu 2020 16:37 WIB
Peluncuran Rebound Banyuwangi
Peluncuran Rebound Banyuwangi

jatimnow.com - Dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi, Pemkab Banyuwangi menggemakan program Rebound Banyuwangi. Ini adalah program untuk kembali memulihkan ekonomi lokal dari dampak Pandemi Covid-19.

"Kami terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Jatim, apalagi setelah kedatangan Presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Bu Khofifah ke Banyuwangi beberapa waktu lalu, semuanya kompak membantu pemulihan ekonomi Banyuwangi," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Sabtu (15/8/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Menko Kemaritiman dan Investasi Pak Luhut Pandjaitan juga terus mengontrol berbagai program pusat di Banyuwangi. Rakyat Banyuwangi sangat berterima kasih dengan dukungan itu," ujarnya.

Selain dukungan berbagai pembangunan infrastruktur yang digeber Kementerian PUPR, pemerintah pusat juga menggelontor berbagai bantuan fasilitas kebutuhan new normal pariwisata.

"Berbagai upaya pemulihan ini tentu tujuannya untuk kembali membuka lapangan kerja, menggeliatkan ekonomi setelah terpukul dampak pandemi," tambah Bupati Anas.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hari Santosa Sungkari menambahkan, dari berbagai daerah wisata, Banyuwangi yang paling siap menjalani kebiasaan baru pariwisata.

"Banyuwangi paling siap dan memiliki ukuran yang jelas. Karena itu kami turut berpartisipasi dengan membantu fasilitas kebutuhan new normal di destinasi wisata," terang Hari.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Menurut Hari, Banyuwangi memiliki tolok ukur yang jelas saat hendak membuka destinasi. Salah satunya sertifikasi pemenuhan protokol kesehatan bagi destinasi pariwisata, restoran, hotel, kafe bahkan warung rakyat.

Hari menjelaskan, apa yang dilakukan Banyuwangi sesuai dengan program Kemenparekraf terkait rebound pariwisata. Dalam tatanan new normal di sektor pariwisata, yang utama saat ini adalah membangun destinasi yang merupakan protokol Cleanliness, Health, Safety, Environment (CHSE).

"Kegiatan rebound ini meliputi penguatan sapta pesona, revitalisasi amenitas dengan penggadaan pendukung CHSE dan alat penunjang keamanan," jelas Hari.

Karena itu menurut Hari, Kemenparekraf memberikan bantuan CHSE pada Banyuwangi untuk mendukung Rebound Banyuwangi. Bantuan itu berupa toilet portable, tempat cuci tangan portable, tempat sampah organik/non organik, spray elektrik disenfektan, safety googles hingga tandu lipat.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Hari menyebut, di era new normal seperti ini, pariwisata tidak lagi hanya menjual keindahan dan servise saja, tetapi kesehatan dan keamanan.

"Bantuan ini diberikan sebagai dukungan untuk meyakinkan wisatawan. Banyuwangi adalah objek wisata yang aman dan bersih untuk dikunjungi. Kita perlu menunjukkan Banyuwangi sebagai destinasi yang aman untuk dikunjungi pasca Pandemi Covid-19," tandas Hari.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.