Jumat, 19 Jun 2026 05:24 WIB

Mentan Yasin Limpo Sebut Pertanian Sektor Utama Penunjang Perekonomian

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo di Balitjestro Batu
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo di Balitjestro Batu

jatimnow.com - Peluang pertanian tidak akan pudar dan terombang-ambing dalam situasi apapun termasuk di tengah Pandemi Covid-19.

Itu disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) saat meresmikan Taman Sains Pertanian (TSP) di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengungkapkan, sektor pertanian tidak pernah mengingkari janjinya. Sebab pertanian merupakan sektor usaha yang menunjang pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 16,4 persen. Pertanian menjadi sektor vital untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh umat manusia.

Pertanian juga bisa menjadi basis untuk mewujudkan kemandirian pangan dalam negeri. Sumber asupan pangan dihasilkan melalui pertanian.

"Ayo kita siapkan, contohnya kripik kentang kemasan kaleng itu kan masih impor. Ayo kembangkan di dalam negeri agar kita tidak import," kata Syahrul.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pandemi Covid-19 harus menjadi peluang yang luar biasa. Hal itu bisa terwujud dengan kerja ekstra.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

"Indonesia tak boleh kalah. Maka jajaran pertanian tak boleh kalah. Produk pertanian kita juga jangan mau kalah. Buat kualitasnya sebagus mungkin," jelasnya lagi.

Ia meminta hasil pertanian jangan dijual langsung tapi diolah agar memiliki nilai ekonomi lebih. Makanya perlu adanya diinovasi menjadi produk turunan. Ia menyarankan agar ada industri yang bisa mengelola produk pertanian seperti apel, kentang.

Kepala Balitbangtan, Fajri Djufri menguraikan selain jeruk buah yang dikembangkan di Balitjestro meliputi apel, kelengkeng, anggur dan beberapa komoditi tanaman buah subtropika lainnya yang berdiri di lahan seluas 12,8 hektar dengan koleksi asesi jeruk sebanyak 200 jenis yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

Menurutnya, gedung laboratorium TSP yang baru dibangun di Balitjestro merupakan tempat untuk mengolah produk turunan berbahan baku jeruk.TSP dirancang secara integral dari proses hulu hingga hilir.

Fajri menuturkan, varietas unggul yang dihasilkan akan diuji kualitas sebelum dilepas ke pasaran. Dari 58 ribu hektar lahan jeruk yang berada dibawah kendali Balitbangtan, mampu berkontribusi 39 ribu hektar.

"Balitbangtan berkomitmen sesuai arahan Menteri Pertanian. Varietas unggul baru yang dihasilkan, harus massif di lapangan dulu. Sebelum di lepas ke pasaran supaya saat ditanam oleh petani menghasilkan produk berkualitas dan diterima pasar demi kesejahteraan petani," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.