Sabtu, 20 Jun 2026 23:01 WIB

Banjir Bandang, 28 Rumah di Banyuwangi Terendam Lumpur

  • Penulis :
  • | Rabu, 16 Mei 2018 17:22 WIB
Warga sedang membersihkan lumpur di Masjid Arroyyan Alas Malang
Warga sedang membersihkan lumpur di Masjid Arroyyan Alas Malang

jatimnow.com - Sedikitnya ada 28 rumah dan 1 masjid di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi terdampak dan terendam lumpur usai banjir bandang yang terjadi Selasa (15/5) malam.

8 rumah diantaranya mengalami rusak berat akibat banjir yang membawa material lumpur dan batang pohon. Disinyalir diakibatkan hujan deras di wilayah lereng Gunung Raung dan menyebabkan air bercampur lumpur merangsek ke rumah warga.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Fajar Suasana mengatakan, penyebab meluapnya air bercampur lumpur dan batang kayu berukuran besar diakibatkan tersumbatnya gorong-gorong jembatan Kali Badeng.

Kayu gelondongan yang ikut terseret banjir

"8 rumah rusak berat, 20 rumah rusak sedang akibat luapan banjir yang disertai lumpur. 1 masjid terendam lumpur," kata Fajar, Rabu (16/5/2018).

Untuk menghindari luapan banjir susulan, petugas BPBD bersama masyarakat dengan satu alat berat berhasil melakukan menormalisasi sungai Kali Badeng dan mengangkat kayu gelondongan dan material lain yang sempat menutup gorong-gorong jembatan.

"Sejak semalam seluruh satker (satuan kerja, red) terkait langsung menormalkan aliran Kali Badeng. Dan untuk membersihkan jalan kami mendapat bantuan kendaraan pemadam kebakaran," paparnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Salah seorang warga Desa Alas Malang Sudibyo, mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Sebab, selama ini tidak pernah terjadi banjir lumpur.

"Dulu pernah terjadi banjir tahun 1970-an tapi tidak sebesar semalam," katanya.

Dari data yang terima jatimnow.com, jalur lalu lintas Banyuwangi - Genteng melalui Singojuruh dan Srono, hingga pukul 12.00 WIB ditutup bagi kendaraan roda empat. Akibatnya kemacetan terjadi hampir sepanjang 3-5 kilometer.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Oleh aparat kepolisian, kendaraan roda empat dari dua arah dialihkan melalui jalur Singojuruh - Gendoh - Sempu.

Penutupan jalan raya ini untuk memberi kemudahan bagi satuan kerja dan masyarakat dalam mengevakuasi material lumpur dan kayu gelondongan yang masih tersisa.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.