Senin, 15 Jun 2026 14:55 WIB

Dua Provokator Kekacauan saat Pemakaman Pasien Covid-19 Diamankan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 17 Jul 2020 18:13 WIB
Dua orang diduga provokator kekacauan saat pemakaman jenazah pasien Covid-19 diamankan di Mapolres Pasuruan Kota
Dua orang diduga provokator kekacauan saat pemakaman jenazah pasien Covid-19 diamankan di Mapolres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan Kota bertindak cepat setelah mendapat laporan kekacauan yang terjadi saat pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 di wilayahnya.

Mereka mengamankan dua orang diduga provokator dalam kekacauan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan pada Kamis (16/7/2020) tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Atas peristiwa yang terjadi di Lekok kemarin, Polres Pasuruan Kota telah mengamankan dua orang yang diduga menjadi provokator," jelas Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, Jumat (17/7/2020).

Endy menyebut, dua provokator tersebut bukan dari keluarga pasien yang dimakamkan dan bukan warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok. Provokator tersebut adalah warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

"Provokator ini tidak ada hubungannya dengan keluarga pasien. Dua orang provokator ini warga Kecamatan Grati yang ada di TKP saat kedatangan jenazah di TPU," jelasnya.

Baca juga:  

Namun Endy masih belum membeberkan motif kedua orang tersebut melakukan provokasi. Ia juga masih enggan menyebutkan inisial kedua terduga provokator tersebut.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Ini masih dilakukan penyidikan. Pukul 15.00 Wib tadi tertangkapnya," tegasnya.

Dari pemeriksaan sementara, diduga ada provokator lain yang memicu kekacauan tersebut.

"Bisa dimungkinkan. Bisa saja ada penambahan provokator lain yang akan ditangkap. Ini masih dikembangkan," tegasnya.

Pemakaman jenazah pasien laki-laki beriniasl AR (29) berujung kekacauan itu dilakukan petugas perpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap sesuai protokol Covid-19.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Pasien ini dirawat di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan dengan gejala awal sesak nafas. Setelah hasil rapid test-nya reaktif, pasien ini kemudian dites swab. Namun saat hasil swab belum keluar, pasien ini meninggal dunia.

Pemakaman tersebut dilaporkan selesai pukul 11.00 Wib. Dan selang beberapa jam kemudian atau pukul 13.00 Wib, hasil tes swab pasien keluar dengan hasil terkonfirmasi positif Covid-19.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.