Sabtu, 06 Jun 2026 23:54 WIB

Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Peserta foto bersama usai mengikuti program Indosat Empowering UMKM di Gedung PLUT-KUMKM Kota Pasuruan pada Senin (29/12/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Peserta foto bersama usai mengikuti program Indosat Empowering UMKM di Gedung PLUT-KUMKM Kota Pasuruan pada Senin (29/12/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wajah-wajah sumringah para pelaku usaha mikro tampak memenuhi Gedung PLUT-KUMKM Kota Pasuruan pada Senin (29/12/2025). Mereka bukan sekadar berkumpul, melainkan tengah membedah "senjata" baru untuk bertarung di pasar digital.

Lewat program Indosat Empowering UMKM, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama pemerintah setempat berupaya mengubah wajah usaha mikro menjadi kekuatan ekonomi yang melek teknologi.

Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino

Program ini menyasar langsung keresahan pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan bersaing di ranah daring.

Pelaku UMKM mendapatkan bekal praktis tentang pemasaran digital, mulai dari cara menembus halaman utama Google (SEO) hingga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat konten promosi yang estetik.

EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menegaskan bahwa penguasaan media sosial kini menjadi harga mati bagi pelaku usaha jika ingin memperluas pasar.

"Kota Pasuruan punya potensi besar. Melalui pelatihan aplikatif dan dukungan jaringan kuat, kami ingin UMKM di sini naik kelas dan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Fahd.

Dalam sesi yang dipandu Rumah Literasi Digital (RLD), para ahli turun tangan membagikan ilmu praktis. Fatcur Rahman membuka sesi dengan cara membangun jejak digital agar merek dikenal publik.

Sementara itu, Ali Masduki mengajak peserta "berteman" dengan platform AI untuk mengedit foto produk agar tampil profesional layaknya jepretan studio.

Tak berhenti di foto, strategi video pun dikupas tuntas. Isnan Effendi memberikan bocoran cara memaksimalkan algoritma TikTok, sedangkan Naufal Ammar Imaduddin berbagi kiat membuat video promosi yang menggugah selera.

Di sisi lain, Andika Ismawan melengkapi naskah pemasaran tersebut dengan teknik SEO agar akun media sosial mereka lebih mudah ditemukan calon pembeli.

Kepala Bidang Usaha Mikro Kota Pasuruan, Yudha Andri Asmara, menyebut kolaborasi ini sebagai jawaban atas kebuntuan pemasaran yang sering dihadapi pelaku usaha.

Selama ini, pemerintah sudah memfasilitasi gerai fisik di toko ritel modern, namun pasar digital masih menjadi tantangan besar.

"Kami sangat bersyukur. Kolaborasi ini memfasilitasi pelaku usaha untuk berkembang melalui jejaring digital. Ini sejalan dengan visi Wali Kota agar UMKM bisa mandiri. Kami ingin mereka tidak sekadar ikut sosialisasi, tapi terus berkelanjutan mengembangkan usahanya," kata Yudha.

Transformasi digital mustahil berjalan lancar tanpa jaringan internet yang mumpuni. Dalam pelatihan ini, peserta menjajal langsung layanan HiFi Air 75GB dari Indosat.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Konektivitas berkecepatan tinggi ini menjadi pondasi bagi pelaku usaha untuk mengelola toko daring dan melakukan siaran langsung (live selling) tanpa kendala teknis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, Jawa Timur menyumbang sekitar 25 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa.

Dengan lebih dari 4,6 juta UMKM di wilayah ini yang mulai hijrah ke ranah digital, langkah kecil di Pasuruan ini menjadi bagian dari misi besar menciptakan ekonomi inklusif.

Intervensi teknologi seperti AI dan SEO diharapkan mampu memangkas jarak antara produsen kecil di daerah dengan konsumen global.

Indosat dan Pemerintah Kota Pasuruan sepakat bahwa UMKM yang tangguh adalah mereka yang mampu beradaptasi dengan kecepatan algoritma tanpa kehilangan jati diri produk lokalnya.

Keberhasilan pelatihan ini tercermin dari testimoni para peserta yang merasa mendapatkan bekal berharga untuk kemajuan usaha mereka.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

Anita Purnamawati, misalnya. Pelaku usaha kuliner yang memproduksi nasi box dan tumpeng itu menyatakan rasa syukurnya atas ilmu yang didapat. Meski merasa sudah memasuki usia lansia, ia mengaku penjelasan mentor yang detail dan sabar membuatnya mampu menguasai materi dengan baik.

"Tadinya Instagram saya nol, tidak pernah ada. Sekarang saya jadi tahu cara mainnya," ujar Anita.

Ia kini merasa percaya diri dalam menggunakan aplikasi CapCut dan TikTok untuk mengedit video promosi usahanya. Anita berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak ibu-ibu yang terbantu meningkatkan penghasilannya.

Senada dengan Anita, Juariyah, pengusaha telur asin, juga merasakan manfaat besar, terutama dalam teknis pembuatan konten produk.

Ia pun merasa takjub karena dalam waktu singkat, dirinya sudah bisa mempraktikkan cara mengambil foto dan mengedit video untuk diunggah ke Instagram dan TikTok.

Meski sangat puas dengan materi pemasaran dan promosi yang diberikan, Juariyah berharap durasi pelatihan bisa diperpanjang di masa mendatang.

"Waktunya kurang lama. Kalau bisa dua hari penuh agar materi yang kami butuhkan bisa terserap lebih banyak lagi," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.