Rabu, 17 Jun 2026 01:32 WIB

Kekacauan saat Pemakaman Pasien Covid-19, Begini Langkah Gugus Tugas

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 16 Jul 2020 20:04 WIB
Suasana di TPU Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan
Suasana di TPU Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, akan mengambil langkah setelah kekacauan yang terjadi saat pemakaman jenazah pasien positif Covid-19, Kamis (16/7/2020).

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasurun, Anang Saiful Wijaya mengatakan, kekacauan itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wib saat proses pemakaman jenazah pasien dengan protokol Covid-19 mendapat perlawanan warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kami masih menunggu situasi dan emosial warga mereda. Karena dia tidak bisa dikendalikan, memaksa dan lain lain, ya monggo. Sekarang kita terus terang tidak bisa menyelesaikan dan menyadarkan dengan cara edukatif, informatif. Tidak bisa," jelas Anang.

Baca juga:  Kekacauan saat Jenazah Pasien Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Anang juga masih enggan berspekulasi kemungkinan terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 akibat kekacauan tersebut. Sebab tracing baru akan dilakukan bila suasana dan emosional warga mereda.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Ya nanti kalau sudah tenang, nanti kita lakukan tracing. Orang-orang yang telah bersentuhan dengan jenazah harus di-rapid test. Jadi nunggu reda dulu baru kemudian ditracing," tegasnya.

Pemakaman jenazah pasien laki-laki beriniasl AR (29) berujung kekacauan itu dilakukan petugas perpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap sesuai protokol Covid-19.

Pasien ini dirawat di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan dengan gejala awal sesak nafas. Setelah hasil rapid test-nya reaktif, pasien ini kemudian dites swab. Namun saat hasil swab belum keluar, pasien ini meninggal dunia.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Pemakaman tersebut dilaporkan selesai pukul 11.00 Wib. Dan selang beberapa jam kemudian, hasil tes swab pasien keluar dengan hasil terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jam 11 siang selesai pemakaman. Jam 13.00 Wib swab turun, hasilnya positif Covid-19," jelas Anang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.