Kamis, 18 Jun 2026 02:09 WIB

Ekonomi Berat Dampak Corona, Banyuwangi Tak Kurangi Alokasi Dana Desa

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Jul 2020 14:03 WIB
Bupati Anas beri perhatian pada pembangunan desa di Banyuwangi
Bupati Anas beri perhatian pada pembangunan desa di Banyuwangi

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi tetap memberikan perhatian optimal pada keberlangsungan pembangunan desa di tengah kondisi keuangan daerah yang tergerus akibat Pandemi Covid-19.

Salah satu caranya dengan tidak mengurangi pagu alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp 156,7 Miliar yang disalurkan ke 189 desa se-Banyuwangi. ADD adalah dana yang bersumber dari APBD Banyuwangi untuk mendukung dana desa dari APBN.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan Pandemi Covid-19 memang telah menyebabkan kondisi keuangan yang berat, baik bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Kondisi tersebut turut berpengaruh pada transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah. Salah satunya dana perimbangan yang didalamnya memuat DAK, DAU, hingga dana bagi hasil (DBH). Otomatis pengurangan tersebut, berpengaruh pada alokasi dana di daerah.

"Salah satunya harusnya juga berpengaruh pada alokasi dana desa (ADD). Karena ADD diambil dari dana perimbangan setelah dikurangi DAK, di mana DAK merupakan pos anggaran yang memang khusus dan tidak bisa diganggu gugat," kata Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (16/7/2020).

Namun, lanjut Anas, Pemkab Banyuwangi mengambil kebijakan untuk tidak mengurangi anggaran ADD di tahun ini. Demi untuk menjaga keberlangsungan pembangunan di tingkat desa. Anggaran ADD Banyuwangi sendiri mencapai Rp156,7 Miliar untuk 189 desa.

"Pemkab Banyuwangi berupaya melakukan efisiensi di tengah realokasi dan keterbatasan anggaran saat ini. Agar ADD yang disalurkan ke desa bisa tetap utuh," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Agar para Kades dan aparatnya tetap semangat membangun desanya di masa sulit ini," imbuh Anas.

Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Kusiyadi menambahkan selama ini ADD digunakan untuk sejumlah pos operasional desa seperti penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa, tunjangan dan operasional BPD, operasional Pemdes dan insentif RT/RW.

Untuk penyaluran ADD sendiri dilakukan dalam dua tahap, yakni sebesar 60 persen pada tahap pertama dan 40 persen pada tahap kedua.

Baca Juga: Dana Desa Tahap Pertama Cair Juni, Pemdes Wajib Tahu Syarat Penyalurannya

"Saat ini tahap pertama sudah tuntas di salurkan ke 189 desa. Ini berarti dari total alokasi ADD sebesar 156,7 Miliar, 60 persennya sudah tersalurkan," ujar Kusiyadi.

Selanjutnya untuk tahap kedua yakni sebesar 40 persen bisa juga bisa segera dicairkan oleh pemerintah desa.

"Sebelumnya untuk pencairan tahap kedua memang masih menunggu keputusan apakah ADD akan dikurangi atau tidak. Namun karena Bupati Anas sudah memutuskan ADD tidak dikurangi, maka pihak desa bisa segera mengajukan pencairan ADD tahap keduanya," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.