Senin, 15 Jun 2026 23:39 WIB

Pandemi Covid-19

Panen Raya Padi Hasil Kampung Tangguh Semeru di Mojokerto

Panen raya padi hasil Kampung Tangguh Semeru di Mojokerto
Panen raya padi hasil Kampung Tangguh Semeru di Mojokerto

jatimnow.com - Panen raya padi untuk ketahanan pangan digelar di Dusun Sumowindu, Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (9/7/2020).

Panen raya padi tersebut dihadiri oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dan Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto. Mereka memanen padi jenis IR 64 atau cerang.

Baca Juga: Reforma Agraria Dinilai Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Untuk diketahui, Desa Windurejo juga menjadi Kampung Tangguh Semeru lantaran bisa memproduksi padi 7,4 ton per hektar. Sementara data dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, desa ini bisa menghasilkan surplus 78 ribu ton per tahun dari total 325 ribu ton.

"Inilah salah satu terobosan kreatif dari Kampung Tangguh terkait ketahanan pangannya yang mana akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah kampung tangguh ini," terang Dony, Kamis (9/7/2020).

"Ke depannya, nanti bersama memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, salah satunya wujud tangguh dalam ketahanan pangan di Kampung Tangguh Semeru bisa kita wujudkan," tambah Alumni AKPOL Tahun 2000 ini.

Dony berharap, Kampung Tangguh ini bisa menjadi pionir atau role model atau panutan bagi Kampung Tangguh lainnya di Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Selain beras ada juga jagung, untuk dikonsumsi ya rata-rata akan dikenakan ke pihak desa dan khususnya disisihkan ke warga yang membutuhkan," jelasnya.

Sementara itu Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto menjelaskan, ketahanan pangan dari Kodim setiap tahun di desa untuk menyiapkan kantong-kantong pangan.

"Apalagi sekarang sedang menghadapi Covid-19 sehingga kita mengantisipasi adanya penyiapan pangan cadangan," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Sampai saat ini, lahan pertanian yang produktif masih ada di desa itu sekitar 300 ribu hektar dan masih bisa ditanami holtikultura.

"Setiap tahun ada tim sendiri untuk pembibitan unggul dan kami selalu melaksanakan pengecekan setiap bulan untuk perkembangan apa yang sudah kita kerjasamakan dengan Dinas Pertanian di tingkat pusat kami tindak lanjuti di daerah. Kita melakukan pengawasan dan pengendalian setiap bulan terkait dengan itu," pungkasnya.

Panen raya padi hasil Kampung Tangguh Semeru di MojokertoPanen raya padi hasil Kampung Tangguh Semeru di Mojokerto

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.