Kamis, 18 Jun 2026 01:12 WIB

Pemkab Fasilitasi Sopir Truk Ikuti Rapid Test Gratis di Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 07 Jul 2020 17:18 WIB
Pelaksaan rapid test gratis bagi sopir truk di Banyuwangi
Pelaksaan rapid test gratis bagi sopir truk di Banyuwangi

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memfasilitasi pelaksanaan rapid test gratis bagi sopir logistik non perusahaan menuju Pulau Bali.

Para sopir tersebut bisa memanfaatkan layanan rapid test gratis ini di 45 puskesmas di berbagai kecamatan se-Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Dinas Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan fasilitas rapid test gratis ini untuk merespons kebijakan Pemprov Bali yang memberikan syarat bahwa semua sopir logistik yang menuju Bali harus membawa surat dengan hasil non reaktif saat memasuki Pelabuhan Gilimanuk.

"Tentunya ini bagi sopir yang tidak tergabung di perusahaan menambah biaya perjalanan. Maka kami membuka fasilitas gratis ini," ujar Rio, sapaan akrab Widji Lestariono, Selasa (7/7/2020).

Rio mempersilakan sopir yang tidak berada di bawah naungan perusahaan untuk ke puskesmas, dengan terlebih dahulu menyertakan surat rekomendasi dari Dinas Perhubungan.

Adapun sopir yang berada di bawah naungan perusahaan, diharapkan perusahaannya memfasilitasi rapid test mandiri.

"Kami berharap ini meringankan beban para pelaku usaha mikro dan kecil di Banyuwangi. Yang petani bisa kirim hasil panennya dengan lancar, yang UMKM bisa pasok barang-barangnya ke Bali tanpa terkendala rapid test," ujar dia.

Salah seorang sopir yang memanfaatkan rapid test gratis adalah Masruri. Dia rutin mengirim aneka makanan ringan ke Pulau Dewata. Masruri mengikuti rapid test gratis di Puskesmas Sobo, Kecamatan Banyuwangi.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Saya nanti malam berangkat ke Bali. Alhamdulillah ada rapid test gratis dari Pemkab Banyuwangi,” kata Masruri usai melakukan rapid tes di Puskesmas Sobo.

Surat hasil rapid test tersebut, sesuai ketentuan nasional, berlaku 14 hari. Sehingga sopir seperti Masruri bisa menggunakannya hingga 14 hari ke depan, dan bisa kembali rapid test ulang setelah waktu di surat keterangan habis. Masruri sebelumnya merasa berat jika harus melakukan rapid test mandiri.

"Tadinya bingung juga karena pendapatan jadi agak menurun kalau rapid test sendiri. Kalau gratis begini, saya bisa menyisihkan lumayan untuk dibawa pulang buat keluarga," ujarnya.

Selain Masruri, ada Mujiono yang memanfaatkan fasilitas rapid test gratis di puskesmas. Mujiono merupakan pemasok sayur ke Bali.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Sejak ada virus Corona, saya tidak kirim sayur ke Bali karena permintaannya menurun drastis. Sekarang sudah mulai pulih, mau kirim perdana lagi, tenyata harus menyertakan rapid test, maka saya memanfaatkan layanan gratis ini," ujar Mujiono.

Ia mengatakan, rapid test gratis ini meringankan biaya yang harus dikeluarkannya.

"Tentu saja rapid test gratis ini sangat bermanfaat, karena biaya untuk menyeberang dan bensin saja sudah lumayan. Padahal sayuran yang dikirim belum sebanyak sebelum adanya wabah," ujar Mujiono.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.