Minggu, 14 Jun 2026 11:53 WIB

Protokol Ketat, 4 Maskapai Buka Kembali Penerbangan ke Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Rabu, 01 Jul 2020 18:41 WIB
Bandara di Banyuwangi
Bandara di Banyuwangi

jatimnow.com - Mulai 1 Juli 2020, empat maskapai mulai membuka rute penerbangan ke Banyuwangi. Keempat maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia Airline, Batik Air, Citilink, dan Wings Air.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik dengan dibukanya kembali penerbangan beberapa maskapai yang melayani rute Jakarta - Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kabupaten yang dipimpinnya dinilai oleh Presiden Joko Widodo sebagai kabupaten paling siap dalam menjalankan tatanan baru atau new normal.

"Tentu kedatangan Presiden Jokowi di Banyuwangi menjadi pengungkit geliat ekonomi dan pariwisata. Makanya peluang ini disambut baik oleh maskapai dengan membuka kembali penerbangan ke Banyuwangi," ujar Bupati Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (1/7/2020).

Saat ini, kata Bupati Anas, Banyuwangi terus melakukan persiapan penerapan new normal di semua sektor, tak ketinggalan sektor pariwisata.

Salah satunya adalah aplikasi Banyuwangi Tourism yang di dalamnya memuat informasi lokasi destinasi, hotel penginapan, dan kuliner yang sudah menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Wisatawan yang ingin datang ke Banyuwangi bisa mengunduh aplikasi Banyuwangi Tourism. Di sana ada semua destinasi, hotel, restoran serta warung rakyat yang telah mendapatkan sertifikasi standar kesehatan protokol kesehatan Covid-19," ujar Anas.

Kepala Cabang Garuda Indonesia - Banyuwangi, Samsudin, saat dikonfirmasi menyebut hari ini Garuda mulai terbang kembali.

"Kami melayani 1 kali penerbangan setiap pekan, dimulai pada hari ini Rabu (1/7/2020). Selanjutnya di minggu ke 2 dan seterusnya menjadi 3 kali per minggu yaitu setiap hari Rabu, Jumat dan Minggu," kata Samsudin.

Dikatakan Samsudin, seluruh pramugari dan kru pesawat mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, faceshield dan sarung tangan.

Sedangkan penumpang telah dicek suhu tubuhnya sebelum memasuki pesawat dan harus mengenakan masker.

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, AMPHURI Desak Pemerintah Turun Tangan

Selain itu juga diberlakukan physical distancing, dimana tempat duduk antara satu penumpang dengan penumpang yang lain berjarak. Kapasitas penumpang pun yang dalam kondisi normal bisa 100 persen, kini dibatasi hanya 70 persen.

"Kapasitas normal kami 96 seat. Selama pandemi, kami menetapkan hanya 70 persen yang terisi, agar physical distancing bisa maksimal dilakukan. Itu artinya tersedia sekitar 67 seat per flight," tutur Samsudin.

Di penerbangan perdana di masa pandemi pada hari ini, Samsudin menyebut sejumlah seat telah terjual. Yakni Jakarta – Banyuwangi sebanyak 39 seat dan Banyuwangi – Jakarta 27 seat.

Ke depan, jika kondisi sudah normal, Garuda merencanakan akan terbang dengan jadwal yang lebih banyak.

"Insha Allah Agustus, jika kondisi telah normal kembali, kami akan terbang seminggu 4 kali,” terang Samsudin.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Selain Garuda, Citilink juga merupakan salah satu maskapai yang melayani penerbangan Banyuwangi – Jakarta PP.

Dijelaskan District Sales Manager (DSM) Citilink Banyuwangi, Dadang Teguh Setiawan, periode Juli 2020 ini, Citilink terbang tiga kali dalam seminggu.

“Citilink melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu yaitu pada hari Senin, Rabu dan Jumat," jelas Dadang.

Di masa pandemi, kebijakan yang diterapkan Citilink selain taat protokol kesehatan, Citilink juga menerapkan physical distancing di dalam pesawat.

"Kami mengimplementasikan pengaturan jarak aman antar penumpang dengan pengaturan nomor kursi. Kami meniadakan penumpang di kursi bagian tengah (kursi B dan kursi E) pada penerbangan dengan jenis pesawat A-320. Dari kapasitas normal 180 seat, hanya kami isi 70 persen saja, yakni sebanyak 126 seat," beber Dadang.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.