Sabtu, 06 Jun 2026 15:04 WIB

Harga Tiket Umrah Meroket, AMPHURI Desak Pemerintah Turun Tangan

Pemerintah didorong segera mediasi maskapai demi melindungi jutaan calon jemaah. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Pemerintah didorong segera mediasi maskapai demi melindungi jutaan calon jemaah. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jutaan umat Islam di Indonesia kini menghadapi rintangan berat untuk berangkat ke Tanah Suci. Lonjakan harga tiket penerbangan yang terjadi secara mendadak dan signifikan memicu guncangan hebat pada ekosistem penyelenggaraan umrah nasional. Kondisi tersebut memaksa Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) bersuara lantang demi melindungi kepentingan jemaah.

Ketua Litbang DPP AMPHURI, Ulul Albab, menyatakan bahwa situasi saat ini bukan sekadar urusan fluktuasi bisnis travel. Menurutnya, kenaikan biaya yang tak terduga berdampak langsung pada masyarakat yang sudah menabung bertahun-tahun demi memenuhi panggilan ibadah.

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

"Dunia penyelenggaraan umrah sedang tertekan hebat. Kenaikan harga tiket menciptakan ketidakstabilan paket dan memicu kegelisahan mendalam bagi calon jemaah yang sudah merencanakan keberangkatan mereka sejak lama," ujar Ulul dalam keterangan resminya.

Ia mengakui dinamika industri penerbangan seperti harga avtur, kurs mata uang, hingga kebijakan operasional maskapai penerangan memang sulit dihindari. Namun, Ulul menyayangkan kebijakan yang diambil tanpa transparansi dan komunikasi memadai kepada para pemangku kepentingan.

Ketidakpastian harga menjadi masalah yang paling mencekik bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Perubahan harga yang sangat cepat tanpa pola yang jelas membuat biro perjalanan sulit menjaga komitmen harga kepada jemaah yang sudah terdaftar.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Melihat karut-marut tersebut, AMPHURI mendesak kehadiran negara. Kementerian terkait dan regulator transportasi diminta tidak membiarkan sektor pelayanan ibadah ini bertarung sendirian melawan tekanan pasar yang liar.

"Pemerintah perlu segera membangun ruang dialog sehat antara maskapai, asosiasi, dan pemerintah. Jangan sampai ibadah umat menjadi korban tarik-menarik kepentingan ekonomi jangka pendek," tegas Ulul.

Langkah yang diambil AMPHURI saat ini adalah melakukan konsolidasi nasional dan mengumpulkan data konkret mengenai dampak kenaikan tiket. Organisasi ini memilih jalur konstitusional untuk mencari solusi tanpa harus menciptakan kegaduhan di ruang publik.

Baca Juga: Akademisi Bongkar Celah Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis

Di sisi lain, jajaran anggota asosiasi diimbau tetap menjaga profesionalitas dalam melayani jemaah. Ulul mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama yang tidak boleh dikhianati.

"Di balik setiap keberangkatan ke Tanah Suci, ada doa dan pengorbanan hidup yang tidak kecil. Harapan umat ini tidak boleh dipermainkan oleh situasi yang tidak adil," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.