Jumat, 19 Jun 2026 19:08 WIB

Motif Sakit Hati Jadi Alasan Tersangka Membakar Mobil Via Vallen

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 01 Jul 2020 11:22 WIB
Mobil Via Vallen yang dibakar pelaku/ foto dokumen
Mobil Via Vallen yang dibakar pelaku/ foto dokumen

jatimnow.com - Polisi menyebut motif pembakar mobil Toyota Alphard bernopol W 1 VV dikarenakan tersangka kesal dengan pedangdut Via Vallen.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan tersangka berinisial PJ dijanjikan untuk dapat bertemu dengan Via Vallen oleh keluarga penyanyi dangdut itu selama dua kali.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Baca juga: 

Namun oleh keluarga Via Vallen yang berdomisili di Desa Kalitengah RT02/RW03, Kecamatan Tanggulangin itu, keinginan tersangka belum terealisasi.

"Ada sesuatu yang menurut si pelaku menginginkan untuk bisa ketemu, bisa bertatap muka dengan Via dan sudah diupayakan 2 kali. Tetapi dari pengakuan pelaku ini, tidak bisa kertemu dengan Via," katanya, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Tersangka PJ, pembakar mobil Via Vallen

Menurut pengakuan tersangka, dirinya sudah berusaha dua kali untuk bertemu. Ia merasa kesal ketika mendapat cemoohan dari keluarga Via Vallen. Ini yang membuat pelaku nekat dan melakukan aksi pembakaran mobil warna putih itu.

"Menurut keterangan pelaku ini, ada yang menemui tapi dengan mengucapkan hal-hal yang menurut keterangan pelaku itu tidak mengenakkan di hati. Contohnya kamu kotor, pakaian mu lusuh," jelasnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Motifnya dari sementara pengakuan si pelaku itu hanya ingin ketemu dengan Via (Vallen). Karena dia ini salah satu fans berat," jelas Kombespol Sumarji.

Dari hasil pemeriksaan diketahui tersangka adalah PJ (40), warga Jalan Pabrik Tenun Gg. Solo no. 16 RT. 00 RW. 00 Kelurahan Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan, Kota Medan. Walau ber-KTP Kota Medan, tersangka ini berdomisili di Kota Cikarang, Jawa Barat dan berprofesi sebagai buruh angkut.

"Pelaku ini ber KTP Sumatra Utara, tapi domisilinya di Cikarang Jawa Barat," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.