Jumat, 19 Jun 2026 00:53 WIB

Kampus di Surabaya ini Gelar Webinar Strategi Peningkatan Kinerja UMKM

Webinar yang digelar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untag Surabaya
Webinar yang digelar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untag Surabaya

jatimnow.com - Strategi peningkatan kinerja UMKM pada era new normal menjadi topik pembahasan dalam webinar yang diadakan oleh Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untag Surabaya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr Slamet Riyadi mengatakan ada banyak hal yang telah didapatkan dan terbukti dari berbagai cobaan yang dialami mulai dari krisis moneter hingga sekarang, UMKM masih tetap berjaya. Namun menurutnya masih ada beberapa hal yang harusnya dapat dikerjakan secara optimal.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Meskipun UMKM masih berjaya, namun pada perjalanannya potensi yang ada belum dapat dikembangkan secara optimal. Webinar ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi kami baik dari S-1, S-2 hingga S-3. Semoga materi yang dipaparkan oleh narasumber dapat menjadi ilmu yang bermanfaat bagi mahasiswa," ujar Slamet Riyadi, Sabtu (20/6/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Dr Mas Purnomo dalam pemaparan materinya menunjukkan data dari BPS bahwa jumlah UMKM di Jawa Timur sebanyak 9,78 juta baik di sektor pertanian maupun di sektor non pertanian. Selain itu sejumlah 49.685 UMKM melaporkan adanya dampak Covid-19 khususnya di sektor keuangan.

"Beberapa UMKM telah terdampak Covid-19 salah satunya adalah hambatan terhadap angsuran anggota. Namun kami telah melakukan suatu pembinaan dan pendampingan terhadap teman teman UMKM yang terdampak, melalui 5 aspek yaitu pemasaran, produksi, pembiayaan, SDM dan kelembagaan," papar Mas Purnomo.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Di masa pandemi ini banyak masyarakat di PHK, UMKM dan pemasok sepi. Pandemi ini dampaknya bisa sangat berpengaruh pada tata perekonomian dunia.

Terkait hal tersebut, Ketua Untag Business Incubator Center, Dr Siti Mujanah menyampaikan beberapa strategi dalam meningkatkan kinerja UMKM.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

"Jika kita ingin bangkit kembali, yang pasti kita harus melakukan banyak hal seperti, mengevaluasi portofolio produk, melakukan kajian pasar, mengevaluasi harga, fokus pada penjualan online, perkuat promosi, memastikan modal cukup sehingga cashflow sehat, dan juga melakukan kerja sama market place, pemasok bahan, jasa pengisriman dan lainnya," ujar Dosen FEB Untag tersebut.

Webinar juga diikuti oleh Arik Agustin yang merupakan pemilik bintang usaha Krupuk Kassava dan dimoderatori oleh Kaprodi Manajemen Untag Surabaya, Dr Ulfi Pristiana.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.