Selasa, 21 Jul 2026 23:09 WIB

Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 24 Mei 2026 13:12 WIB
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, tampil sebagai pembicara internasional. (Foto: Humas Untag Surabaya for jatimnow.com)
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, tampil sebagai pembicara internasional. (Foto: Humas Untag Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memperluas jejaring internasional melalui partisipasi dalam forum pendidikan global di Tiongkok pada 23–25 Mei 2026.

Dalam agenda tersebut, Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, tampil sebagai pembicara internasional yang memaparkan strategi internasionalisasi perguruan tinggi swasta Indonesia di hadapan akademisi dan pelaku industri dari berbagai negara.

Baca Juga: Inspiratif! Santri Jalanan Ini Raih Gelar Doktor dari Untag Surabaya

Kehadiran Untag Surabaya menjadi bagian dari forum strategis yang mempertemukan perguruan tinggi, institusi vokasi, asosiasi internasional, dan dunia industri di kawasan Asia.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Untag Surabaya memperkuat posisi menuju World Class University.

“Perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga harus mampu membangun konektivitas global agar dapat menghasilkan inovasi, kolaborasi, dan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia internasional,” kata Supangat.

Agenda internasional dimulai melalui kunjungan akademik ke Yangzhou Polytechnic Institute, Jiangsu, Tiongkok.

Delegasi internasional meninjau sejumlah fasilitas pendidikan berbasis industri dan teknologi, seperti Indonesia Luban Workshop Exhibition Hall, National Petrochemical Entity Simulation Training Base, hingga pusat pelatihan manufaktur cerdas.

Kunjungan tersebut menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri dan percepatan transformasi teknologi global.

Supangat kemudian menghadiri 2026 Annual Conference of the China-Indonesia Vocational Education Development Research Center bertema Industry-Education Symbiosis: Smart Innovation for the Future.

Forum itu membahas transformasi digital pendidikan, pengembangan talenta global, internasionalisasi perguruan tinggi, hingga penguatan hubungan kampus dengan industri.

Baca Juga: UNUSA Tembus 3 Besar Nasional Bidang Kesehatan Versi THE Impact 2026

Dalam konferensi tersebut, Supangat membawakan presentasi berjudul Blueprint to Reality: Innovative Practices in the Internationalization of Private Higher Education in Indonesia.

Ia memaparkan langkah perguruan tinggi swasta Indonesia dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif dan kolaboratif di tengah persaingan global.

Menurutnya, internasionalisasi kampus harus diwujudkan dalam langkah konkret yang berdampak terhadap kualitas pendidikan dan kesiapan lulusan.

“Internasionalisasi bukan sekadar penandatanganan kerja sama antar kampus, tetapi bagaimana perguruan tinggi mampu menciptakan ekosistem akademik yang terbuka terhadap pertukaran pengetahuan, inovasi, dan pengalaman global,” ujarnya.

Ia menilai perubahan industri dan perkembangan teknologi membuat kampus harus bergerak lebih cepat dalam menyiapkan sumber daya manusia.

Baca Juga: Kader GMNI Jatim Desak Pemulihan Kedaulatan Ekonomi Rakyat

“Dunia kerja bergerak sangat cepat. Kampus harus mampu menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi, komunikasi lintas budaya, dan pola pikir global,” kata Supangat.

Dalam paparannya, ia juga menyinggung pentingnya kolaborasi internasional untuk memperkuat riset dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kolaborasi global membuka peluang besar bagi perguruan tinggi untuk berkembang lebih cepat, baik melalui riset bersama, pertukaran akademik, maupun penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa,” tuturnya.

Partisipasi Untag Surabaya sebagai pembicara internasional memperlihatkan semakin terbukanya ruang kontribusi perguruan tinggi Indonesia di forum pendidikan dunia.

Momentum tersebut sekaligus memperkuat hubungan akademik internasional dan memperluas peran pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.