Senin, 15 Jun 2026 17:27 WIB

New Normal, Bupati Anas Ajak Kepala Desa di Banyuwangi Berkolaborasi

Pertemuan Bupati Anas dengan kepala desa di Banyuwangi
Pertemuan Bupati Anas dengan kepala desa di Banyuwangi

jatimnow.com – Kemajuan Banyuwangi tidak dapat dilepaskan dari inovasi dan kemajuan dari setiap desa yang ada di daerah.

Di masa Pandemi Corona yang serba sulit ini, Anas pun mengajak para kepala desa untuk merapatkan barisan dan saling berkolaborasi guna menyejahterakan warga.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Saya baru saja bertemu dengan para pengurus organisasi kepala desa yang ada di Banyuwangi. Pemkab mengajak semua kepala desa yang menjadi pengurus didalamnya untuk kompak, saling kolaborasi menyejahterakan warga. Khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang," kata Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (19/6/2020).

Pertemuan itu dihadiri puluhan kepala desa (kades) dari dua organisasi, yakni Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) dan Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi).

Di awal perbincangan, Anas pun menyampaikan jika ia berterima kasih pada para kepala desa yang telah bekerja keras dalam menyalurkan berbagai bantuan sosial baik dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten pada warga terdampak Covid-19.

Lancarnya distribusi bansos ini tidak lepas dari peran para kepala desa dalam menyelesaikan permasalah data di lapangan.

"Kami mengapresiasi desa yang menyelesaikan permasalahan data secara baik dibawah koordinasi dinas teknis. Bahkan terkait penyaluran bansos yang tanpa kendala ini, bahkan Mendagri Tito Karnavian memuji Banyuwangi saat di istana kepresidenan. Ini adalah hasil kerja keras para kades juga," kata Anas.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Anas pun mengingatkan, meski pendistribusian bansos telah terlaksana, kerja bagi rakyat belumlah usai di masa pandemi ini. Bahkan baru akan dimulai kembali karena kehidupan new normal akan berjalan.

"Di era new normal semua pelayanan dibuka kebali, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat. Warga juga mulai bekerja dan beraktivitas seperti biasa. Untuk itu, desa harus terus mensosialisasikan berbagai 'kebiasaan anyar' yang harus dijalani di era new normal terutama protokol kesehatan yang harus dipatuhi," ujar Anas.

Dalam kesempatan itu, Anas juga mengajak para kades agar terus berkolaborasi untuk kemajuan rakyatnya, meski mereka beda organisasi.

Anas mengingatkan bahwa organisasi bukanlah tujuan. Organisasi hanyalah perangkat untuk mencapai tujuan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Beda organisasi, bukan berarti menjadi sekat bagi para kades untuk saling kolaborasi, saling bekerja sama untuk menyejahterakan rakyat. Ego harus dinomerduakan bila kita semua ingin Banyuwangi tetap berkinerja baik. Berorganisasi adalah cara, namun tujuan kades harus sama, meningkatkan taraf kehidupan di desanya," tutur Anas.

Untuk itu Anas pun ingin agar kepala desa dapat saling mendukung terhadap program yang dijalankan.

"Antar desa harus bisa saling mencontoh program yang sukses di satu desa untuk diterapkan di desa lainnya. Misal desa yang menerapkan layanan new protokol, silakan berbagi kiatnya dengan desa yang lain," pungkas Anas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.