Sabtu, 20 Jun 2026 02:16 WIB

Seorang ASN Rusak Fasilitas Kantor Dispendukcapil Banyuwangi

Fasilitas di kantor Dispendukcapil Banyuwangi yang dirusak oknum ASN
Fasilitas di kantor Dispendukcapil Banyuwangi yang dirusak oknum ASN

jatimnow.com - Sejumlah fasilitas di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi dirusak oknum aparatur sipil negara (ASN). Akibat ulahnya, oknum ASN berinisial PN itu diamankan polisi.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kapolsek Banyuwangi AKP Ali Masduki mengatakan, oknum ASN tersebut diamankan lantaran telah merusak sejumlah fasilitas pelayanan di kantor Dispendukcapil.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Rekan-rekan dari polresta yang mengamankan, karena yang menangani polresta," terang Ali, Selasa (16/6/2020).

Ali menjelaskan, beberapa fasilitas di kantor Dispendukcapil yang dirusak di antaranya beberapa pot bunga, monitor komputer, kursi dan tempat sampah.

"Barang bukti yang dirusak juga sudah diamankan," ungkapnya.

Sementara Kepala Dispendukcapil Banyuwangi Djuang Pribadi menyebut, perusakan itu dipicu saat PN datang ke kantor yang berada di Jalan Letkol Istiqlah untuk mengajukan perubahan nama pada KTP. Karena berkas persyaratan belum lengkap, petugas tidak dapat memprosesnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kita tidak berani memproses kalau tidak ada dasarnya," ujar Djuang.

Menurut Djuang, sebelum kejadian itu, PN telah diberi penjelasan terkait proses pergantian nama pada dokumen administrasi kependudukan (adminduk) miliknya.

Namun setelah PN keluar dari ruang kerja mantan Kabag Protokol Pemkab Banyuwangi itu, Djuang mengaku hanya mendengar suara kegaduhan di luar ruangan.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

"Saya justru tidak melihat langsung kejadiannya," jelasnya.

Informasinya oknum ASN tersebut sebelumnya pernah mengajukan perubahan nama pada dokumen adminduk miliknya agar sesuai dengan ijazah dan akta kelahiran.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.