Jumat, 19 Jun 2026 09:16 WIB

Imbas Covid-19, Seorang Penderita Kista di Mojokerto Belum Dioperasi

Siti Marlina menderita kista ovarium hingga belum dilakukan operasi
Siti Marlina menderita kista ovarium hingga belum dilakukan operasi

jatimnow.com - Siti Marlina (43), warga Dusun Jatikulon, RT 5 RW 1, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto yang menderita kista ovarium hingga kini belum dilakukan operasi.

Ia harus menahan sakit sekitar 4 bulan terakhir dan belum bisa dilakukan tindakan operasi karena Pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Dalam kesehariannya, perut Lina semakin membuncit seperti orang hamil dan hanya bisa duduk di kursi.

"Sakitnya di dada dan perut sebelah kanan," kata Lina panggilan akrabnya, Senin (15/6/2020).

Sehari-hari Lina hanya tinggal bersama ibunya Asmiyani (87). Mereka makan hanya mengandalkan kiriman dari adik kandungnya yakni Siti Arikah (40).

Siti Arikah mengatakan jika kakaknya tersebut juga mengalami keterbelakangan mental. Ia sempat menduga, perut Lina buncit dikarenakan penumpukan lemak.

Ia kemudian memeriksakan kakaknya itu ke Puskesmas Gayaman, Mojoanyar pada awal Februari 2020 lalu dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang biayanya ditanggung pemerintah.

"Puskemas merujuk ke Rumah Sakit (RS) Gatoel. Ketika diperiksa oleh dokter spesialis kandungan, kakak saya kena kista ovarium sehingga perutnya buncit bukan hamil dan dokter menyarankan untuk operasi," ungkapnya.

Tetapi, dokter RS Gatoel tidak berani mengoperasi Lina dan merujuk ke Surabaya serta memberikan penawaran rumah sakit rujukan kepada keluarga.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Keponakan Lina, Wahyu Ridoni (17) menyebut, budenya tersebut dibawa ke rumah sakit di kawasan Surabaya selatan pada 24 Maret 2020 lalu dan sempat diopname beberapa hari untuk memulihkan sel darah putihnya yang turun.

Dokter juga mendiagnosa Lina mengidap kista ovarium dan harus dioperasi. Tetapi rumah sakit belum bisa melaksanakan operasi karena Pandemi Covid-19.

"Karena Pandemi Covid-19, operasi di rumah sakit dibatasi. Sehari kalau tidak salah hanya 5 sampai 10 orang yang biasanya 30 orang sehari. Kami diminta menunggu kabar dari rumah sakit," jelas Doni.

Hingga sampai saat ini, rumah sakit belum mengabari ke keluarga Lina. Keluarga berharap agar Lina bisa segera dioperasi sehingga tidak lagi menahan sakit setiap hari.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Kami berharap bisa cepat dioperasi. Kasihan sakitnya terus menerus," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Eka Yuli Setyawan menjelaskan dirinya belum mengetahui jika Lina mengudap kista ovarium dan belum dioperasi.

"Nanti saya koordinasi dengan Kepala Puskesmas Gayaman," kata Eka Yuli Setyawan.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.