Jumat, 19 Jun 2026 18:15 WIB

Penambang yang Hilang di Kawah Gunung Ijen Ditemukan Tewas

Proses evakuasi jenazah penambang belerang yang dilaporkan hilang di Kawah Gunung Ijen
Proses evakuasi jenazah penambang belerang yang dilaporkan hilang di Kawah Gunung Ijen

jatimnow.com - Seorang penambang belerang yang dilaporkan hilang di Kawah Gunung Ijen saat air kawah naik tiga meter, ditemukan tewas.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram menyebut jika korban ditemukan sekitar pukul 09.00 Wib, Sabtu (30/5/2020) oleh para penambang belerang. Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.00 Wib, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Penambang belerang itu diketahui bernama Andik, warga asal Kecamatan Muncar yang tinggal di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin.

"Korban atas nama Andik ditemukan mengapung di danau Kawah Gunung Ijen sekitar 200 meter dari tepi," ujar Eka kepada jatimnow.com, Sabtu (30/5/2020).

Baca juga:  Air Kawah Gunung Ijen Naik 3 Meter, Seorang Penambang Belerang Hilang

Eka menambahkan, jenazah korban sudah dievakuasi dan dibawa ke Paltuding. Atas permintaan keluarga korban, jenazah korban akan dimakamkan di tempat tinggalnya di Desa Tamansari.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Namun saat ini masih koordinasi dengan pihak keluarga," ujarnya.

Atas peristiwa itu, BPBD Banyuwangi merekomendasikan menutup sementara aktivitas penambangan. Sebab cuaca beberapa hari terakhir berdasarkan data dari Stasiun BMKG Banyuwangi diprediksi intensitas hujan akan cukup tinggi.

"Kita tidak bisa melarang para penambang beraktivitas. Namun kita usulkan agar penambang belerang tidak melakukan aktivitas. Minimal dalam kurun waktu ini (Mei hingga awal Juni), karena peringatan dari BMKG di sana masih tinggi intensitas hujannya, sehingga mengganggu keseimbangan danau Kawah Ijen dan juga bisa menimbulkan ancaman bahaya bagi para penambang," jelas Eka.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Penambang belerang itu dilaporkan hilang karena terjatuh dan masuk ke dalam danau Kawah Ijen. Sebelum korban terjatuh, sempat terdengar ledakan hingga menyebabkan gelombang air kawah naik sekitar tiga meter.

Luapan air itu disebut sebagai fenomena gunung api dengan istilah fenomeba bubel atau ada semacam tekanan dari bawah yang mengakibatkan luapan permukaan air.

Saat kejadian, ada dua orang penambang belerang yang berada di dasar kawah. Satu orang di antaranya berhasil menyelamatkan diri, tetapi seorang lainnya tidak ditemukan dan dilaporkan hilang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.