Kamis, 18 Jun 2026 08:52 WIB

Wabah Virus Corona

5.425 Nutrisi untuk Ibu Hamil dan Menyusui di Banyuwangi Disalurkan

Pemkab Banyuwangi mulai menyalurkan nutrisi bagi ibu hamil dan menyusui
Pemkab Banyuwangi mulai menyalurkan nutrisi bagi ibu hamil dan menyusui

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mulai menyalurkan skema jaring pengaman sosial berupa 5.425 paket nutrisi bagi ibu hamil dan menyusui, Jumat (22/5/2020).

"Selain PKH, BPNT, bantuan tunai desa, bantuan tunai Kemensos, bantuan pangan provinsi, paket sembako Pemkab Banyuwangi, juga mulai disalurkan paket nutrisi ibu hamil dan menyusui. Paket ini untuk dua bulan senilai Rp 300 ribu per ibu hamil dan menyusui," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Anas menambahkan, paket nutrisi bagi ibu hamil dan menyusui adalah ikhtiar untuk menjaga kualitas generasi penerus di tengah pandemi Covid-19.

"Nutrisi ibu hamil dan menyusui tak kalah penting dari bantuan sembako. Ini terkait kualitas generasi ke depan. Pendapatan keluarga boleh berkurang akibat dampak pandemi, tapi nutrisi ibu hamil-menyusui harus terjamin," ujar Bupati Anas.

Dia juga mengapresiasi sejumlah desa yang ikut menambah alokasi paket nutrisi ibu hamil dan menyusui.

Pemkab Banyuwangi mulai menyalurkan nutrisi bagi ibu hamil dan menyusuiPemkab Banyuwangi mulai menyalurkan nutrisi bagi ibu hamil dan menyusui

"Misalnya tempo hari, selain dari APBD Banyuwangi, Desa Setail juga menambah lewat anggaran desa untuk 63 ibu hamil dan menyusui di desa tersebut, jadi penerimanya semakin banyak. Dan desa-desa lain juga bertahap melakukannya," paparnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Lukman Hakim menyebut bahwa bantuan nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui tersebut diberikan dalam bentuk susu.

"Ini sudah disalurkan lewat kecamatan dan desa. Teknis kandungan gizi dan vitamin dalam paket sesuai rekomendasi dinas kesehatan," papar Lukman.

Lukman melanjutkan, paket nutrisi ibu hamil dan menyusui adalah skema alternatif yang disediakan Pemkab Banyuwangi di luar bantuan sosial pada umumnya yang telah menjangkau 269.000 keluarga.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Selain nutrisi ibu hamil dan menyusui, Pemkab Banyuwangi juga memberikan insentif bagi lebih dari 5.000 santri yang kini dalam proses verifikasi.

"Insentif santri ini diberikan karena ribuan anak muda Banyuwangi mondok di berbagai pesantren. Mereka butuh sangu untuk balik mondok setelah pandemi, baik di dalam maupun luar kota. Sedangkan di sisi lain ekonomi keluarganya menurun, maka Pemkab Banyuwangi memberi insentif agar tidak sampai putus mondok," tandas Lukman.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.