Kamis, 11 Jun 2026 10:04 WIB

Terlibat Pembuatan Petasan, 13 Warga di Ponorogo Ditangkap

Polres Ponorogo tangkap 13 orang yang terlibat pembuatan petasan
Polres Ponorogo tangkap 13 orang yang terlibat pembuatan petasan

jatimnow.com - Sebanyak 13 orang ditetapkan sebagai tersangka lantaran terlibat pembuatan petasan hingga menjual bubuk mesiu di Ponorogo. Dari 13 tersangka, 5 di antaranya masih di bawah umur.

"Dari 13 tersangka, kami menyita 30 kilogram bahan mercon. 13 tersangka ini kami amankan dari 6 kasus yang kami ungkap," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Arief Fitrianto, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Menurut Arief, enam kasus itu diungkap Polsek Ponorogo Kota, Sambit, Sampung dan Badegan. Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa para tersangka memproduksi petasan untuk dinyalakan saat Hari Raya Idul Fitri.

Arief menyebut, dari 6 kasus itu disita berbagai macam bahan pembuatan petasan seperti belerang, sulfur dan sumbu. Petasan dengan berbagai ukuran juga disita.

"Pengakuan para tersangka, bahan itu diperoleh dari luar kota. Ada yang dari Jombang dan Magetan. Mereka membeli secara online," jelasnya.

Para tersangka pembuatan petasan digiring di Mapolsek PonorogoPara tersangka pembuatan petasan digiring di Mapolsek Ponorogo

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia menambahkan, bubuk mesiu yang dibeli kemuidan dijual Rp 200 ribu per kilogram.

"Di Ponorogo biasanya saat hari raya selalu identik dengan balon udara. Dan petasan biasanya digantung di balon udara agar meledak di udara," ungkap Alumni AKPOL Tahun 2001 ini.

Dari pemeriksaan para tersangka yang masih di bawah umur, mereka membeli bahan petasan dengan cara mengelabui orangtuanya. Mereka meminta uang kepada orangtuanya dengan dalih akan digunakan untuk mengerjakan tugas sekolah.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Mohon orangtua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam pembuatan mercon (petasan) dan memperjualbelikan," tambahnya.

Arief juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Ponorogo agar tidak bermain-main dengan membuat petasan dan menerbangkan balon udara. Karena timnya akan menindak tegas jika masih nekat membuat dan menyalakan petasan serta balon udara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.