Kamis, 11 Jun 2026 17:57 WIB

Lodho Ikan Mas, Pilihan Buka Puasa dari Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 17 Mei 2020 10:55 WIB
Ikan mas bumbu lodho
Ikan mas bumbu lodho

jatimnow.com - Salah satu masakan khas Jawa Timur yang khas adalah bumbu lodho dan identik dengan menggunakan ayam sebagai lauknya. Namun bagaimana jika ayam diganti menggunakan ikan mas?

Salah satu penggagas membuat ikan mas dan diracik menggunakan bumbu lodho adalah Teso Unggara yang memiliki pemancingan ikan yang berada di Desa Betri, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Bumbu lodho identik dengan ayam dan saya rubah menggunakan ikan biar tidak bosan," katanya, Minggu (17/5/2020).

Ia menyebut, bumbu lodho ikan emas sama dengan menggunakan ayam. Yaitu cabai rawit, bawang putih, bawang merah, kunyit, ketumbar, jahe dan garam.

"Semua bumbu ini dicampur kecuali cabai rawit. Setelah bumbu untuk lodho pun jadi, nanti dicampur dengan santan dan beberapa empon-empon," terangnya.

Sambil menunggu kuah lodho matang, ikan emas yang telah disiapkan kemudian dibersihkan. Ia menyebut satu ekor ikan emas bisa dipotong menjadi 2 hingga 3 bagian.

"Ikan mas yang disiapkan digoreng menggunakan minyak yang panas," lanjutnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Setelah matang, ikan emas itu kemudian dimasukkan ke kuah lodho bersama cabai rawit yang telah disiapkan.

"Namanya bumbu lodho pasti pedas," ujar dia.

Menurutnya, perbedaan lodho ikan emas lebih empuk dibandingkan dengan menggunakan ayam. Selain itu, bumbu juga lebih meresap karena adanya empon-empon.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

"Bagi yang mengkonsumsi, tubuh akan lebih segar karena terasa empon-emponnya," papar dia.

Untuk satu porsi lodho, Teso mengaku menjualnya dengan harga Rp 25 ribu lengkap dengan nasi. Dan untuk pelanggan yang memesan minimal pembelian 2 porsi.

Salah satu pelanggan yang mencoba merasakan lodho ikan emas adalah Eka Megawati. Ia datang bersama keluarganya mencoba menu tersebut.

"Biasanya saya ke sini cuma merasakan ikan emas yang digoreng atau dibakar. Awalnya penasaran saja. Biasanya kan lodho itu ayam. Ini kok lodho ikan emas ," katanya sambil menyebut jika menu itu dapat menjadi pilihan untuk berbuka puasa karena membuat tubuh terasa hangat setelah memakannya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.