Rabu, 17 Jun 2026 12:30 WIB

Satu Pembuat Petasan yang Meledak di Pasuruan Ditangkap, 3 Masih Buron

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 13 Mei 2020 15:22 WIB
Saeri (terluka) salah satu pembuat petasan yang meledak di Pasuruan
Saeri (terluka) salah satu pembuat petasan yang meledak di Pasuruan

jatimnow.com - Unit Reskrim Polsek Pasrepan Polres Pasuruan menangkap pembuat petasan yang meledak hingga melukai seorang bocah dan merusakkan empat rumah di Dusun Ngepoh, Desa/Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Pembuat petasan yang sempat kabur itubernama Husaeri alias Saeri. Dia ditangkap di rumah persembunyiannya di Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan. Salah satu rumah yang rusak adalah rumahnya. Sedangkan bocah yang terluka yaitu anaknya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Pelaku kabur dalam insiden rusaknya empat rumah akibat ledakan petasan. Tim kami akhirnya berhasil menangkap pelaku sekitar pukul 23.00 Wib, Minggu (10/5)," jelas Kapolsek Pasrepan, AKP Supriadi, Rabu (13/5/2020).

Petasan yang diproduksi Saeri itu meledak sekitar pukul 16.00 Wib, Sabtu (9/5/2020). Dalam pemeriksaan Saeri mengaku membuat petasan bersama dua temannya berinisial D dan H.

Baca juga:  Petasan Meledak di Pasuruan, 4 Rumah Rusak, 1 Bocah Terluka

"Saat proses pembuatan, tiba-tiba terjadi petasan itu meledakan mengakibatkan tangki kendaraan motor Honda GL Pro di dalam rumah tersangka ikut meledak," lanjut Supriadi.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Selain membuat rumahnya dan tiga rumah tetangganya rusak, ledakan tersebut juga mengakibatkan Badrun (10), anak Saeri mengalami luka bakar 60 persen. Dan ternyata Saeri juga mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

"Saat ini kondisi tersangka Saeri sudah membaik usai menjalani perawatan di puskesmas. Kini sudah diamankan ke sel tahanan Polsek Pasrepan," tambahnya.

Dalam pemeriksaan juga terungkap bahwa tersangka Saeri dan dua temannya terlebih dahulu membeli bahan baku kepada seseorang berinisial S, warga Desa Lemahbang, Kecamatan Pasrepan.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

Dari keterangan itu, Tim Unit Reskrim Polsek Pasrepan melakukan penggerebekan. Namun S sudah tidak ada di rumah dan tim ini hanya berhasil mengamankan barang bukti. S, D dan H saat ini menjadi buron.

"Semua tersangka yang kabur saat ini jadi DPO kami," tegas Supriadi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.