Kamis, 11 Jun 2026 03:18 WIB

Jaga Keharmonisan Warga, Pemerintah Desa Gresik ini Tak Cairkan BLT DD

Pembagian paket sembako dari bantuan langsung tunai dana desa
Pembagian paket sembako dari bantuan langsung tunai dana desa

jatimnow.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik tidak menyodorkan nama warganya didaftar penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang diperuntukkan bagi warga miskin terdampak pandemi Covid-19 senilai Rp 600 ribu/bulan selama Mei-Juli.

Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim mengatakan pihaknya mempunyai sudut pandang berbeda mengenai kebijakan BLT DD.

Baca Juga: Dana Desa Tahap Pertama Cair Juni, Pemdes Wajib Tahu Syarat Penyalurannya

Menurutnya jika melihat 14 kriteria keluarga miskin yang dikeluarkan Kemensos, dimana penerima BLT DD minimal harus memenuhi 9 kriteria dan bukan termasuk penerima bantuan PKH dan BPNT, maka tak ada satupun warga Desa Sekapuk yang masuk kriteria.

"Kami berpedoman pada kriteria yang dikeluarkan Kemensos. Dan jika mengacu pada persyaratan yang ditentukan, maka tidak ada satupun warga Sekapuk yang masuk," katanya, Minggu (3/5/2020).

Menurutnya, jika nantinya tetap dipaksakan dengan memasukkan beberapa nama warga penerima BLT DD, justru dikhawatirkan akan memicu konflik di internal desa.

Baca Juga: Sarasehan Hari Desa, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Desa

"Demi menjaga keharmonisan warga serta untuk menghindari kecemburuan sosial di masyarakat, maka melalui musyawarah desa (musdes) kami putuskan untuk tidak menyalurkan BLT DD," ucapnya.

Sebagai solusinya, mereka memilih membagikan paket sembako secara merata kepada warganya yang saat ini terdampak pandemi Covid-19.

"Kalau bicara terdampak, semua warga pasti terdampak akibat wabah Covid-19. Karena itu supaya tidak terkesan tebang pilih. Pemdes Sekapuk membagikan paket sembako secara merata kepada semua warga tanpa terkecuali," ujar dia.

Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Ini Komentar Persaudaraan Kepala Desa Indonesia Tulungagung

Tercatat ada 1457 kepala keluarga dengan perincian 1307 warga asli dan 150 warga kos menerima paket sembako yang diambil dari pendapatan asli desa (Pades), dana desa dan CSR Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

"Terhitung sejak bulan Maret warga Sekapuk sudah tiga kali mendapatkan pembagian sembako. Pertama dari dana Pades, kedua dari dana desa dan ketiga dari CSR Bumdes," jelasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.