Rabu, 17 Jun 2026 06:03 WIB

Wabah Virus Corona

11 Santri Ponpes Temboro Magetan asal Banyuwangi Jalani Rapid Test

Santri Ponpes Temboro Magetan asal Banyuwangi menjalani rapid test
Santri Ponpes Temboro Magetan asal Banyuwangi menjalani rapid test

jatimnow.com - 11 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Temboro Magetan asal Banyuwangi menjalani uji cepat Virus Corona (Covid-19) dengan alat rapid test. Tes itu dilakukan petugas dinas kesehatan setempat.

"11 santri telah tiba di Banyuwangi, ada di beberapa kecamatan. Tim kami telah melakukan rapid test, semuanya non-reaktif," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, Jumat (24/4/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Rio-sapaan akrabnya menjelaskan, santri yang pulang itu di-rapid test lantaran di tempatnya menempuh pendidikan terdeteksi sebagai klaster penyebaran Covid-19 atau Klaster Temboro oleh Pemprov Jawa Timur.

Dari hasil pemeriksaan oleh tim dokter yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, tak satupun dari mereka menunjukkan gejala klinis demam, batuk dan sesak napas.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Meski hasil rapid test negatif dan semua santri itu tidak menunjukkan gejala klinis apapun, kami tetap instruksikan untuk isolasi mandiri dengan pemantauan dari puskesmas setempat," ujarnya.

Menurutnya, 11 santri klaster Temboro itu kini telah didata sebagai orang dengan risiko (ODR) Covid-19. Oleh karena itu mereka diinstruksikan untuk melakukan isolasi selama 14 hari.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Kami juga terangkan, isolasi harus di dalam kamar. Enggak boleh seenaknya ngumpul sama keluarga yang lain. Demi kebaikan bersama. Alhamdulillah keluarga bisa menerima dan akan menjalankan dengan pemantauan puskesmas," sambung pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.