Senin, 15 Jun 2026 08:03 WIB

Wabah Virus Corona

Makam di Banyuwangi Disemprot Disinfektan Sambut Tradisi Nyekar

Komplek makam di Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi disemprot disinfektan
Komplek makam di Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi disemprot disinfektan

jatimnow.com - Nyekar ke makam keluarga dan kerabat menyambut datangnya bulan ramadan menjadi tradisi tahunan di Banyuwangi. Namun di tengah wabah Virus Corona (Covid-19) saat ini, salah satu komplek makam di Bumi Blambangan disemprot cairan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan mandiri itu dilakukan sejumlah pemuda di Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Salah satu perwakilan pemuda, Nur Hadi (38) mengaku bahwa penyemprotan cairan disinfektan di komplek pemakaman ini merupakan langkah antisipasi untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

Kata dia, nyekar ke makam keluarga sebelum bulan ramadan dilakukan rutin setiap tahun di kampungnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Di dusun atau di desa kami ini nyekar ke kramatan (kuburan) sudah menjadi tradisi. Karena saat ini kita menghadapi pandemi Covid-19, maka kami dan teman-teman iuran, secara swadaya menyemprotkan cairan disinfektan," tutur Hadi kepada jatimnow.com, Kamis (23/4/2020).

Hadi juga mengaku jika penyemprotan cairan disinfektan itu dilakukan di ruang publik serta beberapa musala di Dusun Kedunggebang.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Romy (32) pemuda lainnya menambahkan, meski ada aturan untuk social distancing, imbauan di rumah saja dan salat berjamaah di rumah, tidak menutup kemungkinan akan ada warga yang tetap nyekar ke makam maupun salat tarawih di musala-musala.

"Kita sadar bahwa aparat keamanan jumlahnya terbatas, sedangkan jumlah penduduk sedemikian banyak. Jadi kita menyemprotkan disinfektan di makam dan musala ini sebagai langkah antisipatif di tengah wabah seperti ini," tambah Romy.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.