Jumat, 19 Jun 2026 06:58 WIB

Wabah Virus Corona

227 Santri asal Malaysia di Ponpes Temboro Magetan akan Dipulangkan

Rapat koordinasi antara Pemkab Magetan dan Ponpes Temboro terkait pemulangan para santri beberapa waktu lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)
Rapat koordinasi antara Pemkab Magetan dan Ponpes Temboro terkait pemulangan para santri beberapa waktu lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - 227 santri asal Malaysia yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Magetan disebut akan kembali ke negaranya.

"Pemerintah Malaysia meminta 227 santri dari negaranya yang mondok di Temboro untuk pulang," kata Bupati Magetan, Suprawoto, Rabu (22/4/2020).

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Bupati Suprawoto menambahkan, sebelum pulang ke Malaysia, 227 santri itu harus mengikuti rapid test terlebih dahulu. Jika hasilnya negatif, maka bisa langsung kembali ke Malaysia. Namun jika positif, akan dilakukan test swab.

Baca juga:  

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Mereka yang rapid test-nya positif tentu belum bisa pulang. Karena mereka harus menunggu tes swab, apakah terkonfirmasi positif atau negatif Corona," jelasnya.

Menurutnya, komunikasi terus dilakukan Pemkab Magetan dengan Kedutaan Malaysia di Jakarta.

Baca Juga: Muscab 2026, PPP Lamongan Buka Pintu Lebar untuk HMI, PMII, dan Santri

"Saya menyatakan kalau nanti yang negatif saja yang pulang lebih dulu," tambahnya.

227 santri asal Malaysia itu didata setelah Pemerintah Malaysia menyebut 43 warganya yang menjadi santri di Ponpes Temboro positif Covid-19 setelah dites di negaranya. Dari fakta itu akhirnya muncul Klaster Temboro.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.