Kamis, 18 Jun 2026 06:43 WIB

Layani Pijat Plus Sesama Jenis, Pria di Banyuwangi Sebar Konten Porno

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara dan Kasatreskrim AKP M.S Fery menunjukkan tersangka dan barang bukti
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara dan Kasatreskrim AKP M.S Fery menunjukkan tersangka dan barang bukti

jatimnow.com - Seorang pria di Banyuwangi ditangkap karena mengunggah sejumlah foto dan video bermuatan pornografi melalui akun Twitter dengan kedok jasa pijat. Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pria ini adalah pecinta sesama jenis.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, kasus itu terungkap setelah timnya melakukan patroli siber dan menemukan postingan pada akun Twitter pelaku pada 27 Maret 2020.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain memposting foto dan video berkonten pornografi, pelaku menulis caption menawarkan jasa pemijatan khusus pria. Pemilik akun Twitter itu adalah WA (43), warga Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

"Jadi tersangka ini mentransaksikan foto dan video berkonten porno melalui akun Twitter-nya untuk memikat pelanggan sesama pria," ungkap Arman, Senin (13/4/2020).

Dalam pemeriksaan juga terungkap bahwa pelaku mendistribusikan konten porno ke sejumlah orang melalui aplikasi WhatsApp. Melalui konten porno itulah pelaku mendapatkan pelanggan pria yang menginginkan pijat plus.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Khususnya pada Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 UU RI Nomor 44 Tahun 2004 tentang Pornografi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Banyuwangi AKP M.S Fery membeberkan bahwa pelaku sudah menjajakan dirinya melalui media sosial Twitter sejak 2016. Pelaku menyasar para pria yang juga penyuka sesama jenis.

"Pelanggannya rata-rata pria dari Banyuwangi dan Bali. Tapi kebanyakan beroperasinya di Bali," jelas Fery.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Dalam menjajakan dirinya, pelaku menyaru sebagai tukang pijat. Padahal sasarannya adalah para pria penyuka sesama jenis yang ingin melampiaskan nafsunya.

"Kami masih melakukan pengembangan, apakah ada praktik prostitusi yang dijalankan pelaku. Tapi sejauh ini kami belum menemukan," tandas Fery.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.