Jumat, 19 Jun 2026 04:49 WIB

Sempat Ditolak, Jenazah Korban Corona di Pasuruan akhirnya Dimakamkan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 13 Apr 2020 12:41 WIB
Setelah diberikan pengertian, warga akhirnya menerima pemakaman jenazah korban Corona di Kota Pasuruan
Setelah diberikan pengertian, warga akhirnya menerima pemakaman jenazah korban Corona di Kota Pasuruan

jatimnow.com - Pemakaman seorang jenazah pasien positif Virus Corona (Covid-19) di Kota Pasuruan, sempat mendapat penolakan. Penolakan terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gadingrejo. Namun warga akhirnya bisa menerima pemakaman tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pasuruan Shierly Marlena mengatakan, penolakan itu terjadi Jumat (10/4/2020) lalu. Namun setelah sejumlah pejabat dari Forkopimda Kota Pasuruan turun menemui warga, warga pun menyadari dan menerima pemakaman tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Protes warga sekitar usai pemakaman pasien positif Covid-19 di TPU Gadingrejo, sempat terjadi. Tapi berhasil diredam dan saat ini makam dalam kondisi aman sejak hari pemakaman Jumat malam sampai hari ini," jelas Shierly saat dikonfirmasi jatimnow.com, Senin (13/4/2020).

Baca juga:  Positif Corona, Seorang Dai asal Jakarta Meninggal di Kota Pasuruan

Shierly menjelaskan, pasien positif yang meninggal dunia itu berinisial MI warga asal Jakarta, yang punya istri siri di Kota Pasuruan. Faktor domisili itulah yang awalnya menjadi pemicu penolakan warga. Warga meminta pemerintah agar korban dimakamkan sesuai alamatnya, yaitu di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sejumlah petugas meredam warga yang sempat menolak pemakaman jenazah korban CoronaSejumlah petugas meredam warga yang sempat menolak pemakaman jenazah korban Corona

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Menurut Shierly, faktor yang membuat warga menolak adalah ketidaktahuan warga terkait protokoler pemakaman jenazah korban Covid-19. Sehingga hal itu membuat warga takut dan protes.

"Kalau kurang sosialisasi saya rasa tidak. Karena kita sudah sering. Faktor yang mempengaruhi penolakan itu, karena ketidakpahaman warga terkait protokoler pemakaman jenazah korban Covid-19. Tapi syukurlah sekarang warga sudah menerima," ungkapnya.

TPU Gadingrejo dipilih sebagai tempat pemakaman korban meninggal Covid-19 karena TPU ini paling jauh dari perkampungan dan sumber air, sesuai acuan protokoler pemakaman.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

"Titik penguburannya ditempatkan paling belakang sendiri, berjauhan dengan makam di depannya, juga jauh dari sumber air," pungkasnya.

Sebelumnya dalam jumpa pers penetapan Kota Pasuruan sebagai zona merah Covid-19, Plt. Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan jika Pemkot berinisiatif memakamkan jenazah di TPU Kota Pasuruan atas dasar jiwa sosial dan kemanusiaan.

Selain itu, faktor istri sirih korban yang merupakan warga Kota Pasuruan, juga jadi pertimbangannya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.